Bima Raya

Mengabarkan Lebih Luas

Mantan Pacar Masih Ganggu Dan Minta Kembalikan Uang Dan Barang Yang Diberikan, CPNS di Barut Curhat Virtual ke Cak Sam Polda Kalteng, Karyawan di Palangka Raya Dibina Dan Dimediasi di MALAPI

PALANGKA RAYA – Bunga (24) calon pegawai negeri sipil (CPNS) di Kab. Barito Utara (Barut) curhat virtual ke Cak Sam Polda Kalteng karena mantan pacarnya, sebut saja Kumbang (25) karyawan perusahaan di Palangka Raya masih sering mengganggu dan minta kembalikan barang dan uang yang sudah diberikan selama pacaran, Rabu (18/2/2026).

“Saya pacaran dgn dia 4 tahun, bberapa kali dia slingkuh slalu sy maafkan dan sejak sy lulus CPNS dia sngat posesif dan over protektif sampai akhirnya saya meminta untuk putus, karna saya sdh tidak sanggup lagi pak. Lalu lah di situ mulai pengancaman. Sampai atasan saya pun di chat, bahkan di ancam untuk menghancurkan karir saya dll. Di situ dia mulai mengungkit barang pemberian dia (termasuk uang yg pernah di tf, yang saya ga pernah minta dia sendiri yg kasih) yang awalnya tabungan untuk menikah yg di titipkan ke saya cmn 5 jt, lalu jd 17 jt (karna di totalin dgn semua uang yg di kasih”nya sebelum”nya yg saya ga minta namun dia sendiri yg kasih) dan meminta saya untuk mengembalikan semuanya. Akhirnya saya ceritakan semua ke org tua saya pak, bagaimana perlakuan dia selama pcrn. Di situ org tua saya ga terima, dan meminta kmi untung mengakhiri hub ini. Org tua saya tidak keberatan mengembalikan barang dan uang yg di kasihnya, asal jgn saling menggangu dan mengurus hidup masing. Tp dia tetap kekeh meminta untuk balikan, dan menekan dgn semua pemberian dia karna org tua saya sdh tidak menerima dia. Lalu dia mengamuk” dan terus meneror / menganggu saya tiap hari (bahkan td sepulang kerja, atasan saya di chatnya lg),” cerita Bunga ke Cak Sam.

Cak Sam kemudian mengajak ketemu Kumbang di MALAPI untuk diberikan pembinaan dan mediasi secara hybrid (online dan offline) karena Bunga ada di Barut.

Cak Sam menasehati Kumbang agar tidak meminta kembali barang dan uang yang sudah diberikan selama pacaran karena pacarannya sudah seperti suami istri. Kalau uang yang tujuannya menabung untuk biaya pernikahan, itu bisa diminta kembali karena tidak jadi menikah.

Akhirnya, Kumbang hanya minta kembalikan uang Rp 5,5 juta yang dititipkan ke Bunga untuk biaya pernikahan dan meminta kembalikan sepeda motor karena itu untuk dipinjamkan, sedangkan barang dan uang yang lain diikhlaskan. Kumbang juga berjanji tidak akan menggangu Bunga lagi.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Belum ada komentar disini
Jadilah yang pertama berkomentar disini