Bima Raya

Mengabarkan Lebih Luas

Dorong Digitalisasi dan Tingkatkan PAD, Bapenda Kalteng Luncurkan Aplikasi E-Pahari

Kepala Bapenda Kalteng, Anang Dirjo.

BIMARAYA, PALANGKA RAYA – Pemerintah Provinsi Kalimantan Tengah melalui Badan Pendapatan Daerah (Bapenda) terus berinovasi dalam memberikan kemudahan pelayanan bagi masyarakat. Terbaru, Bapenda Kalteng resmi meluncurkan aplikasi E-Pahari bekerja sama dengan PT Bank Kalteng.

Kepala Bapenda Kalteng, Anang Dirjo, menjelaskan bahwa terobosan ini bertujuan untuk memperluas akses pembayaran Pajak Kendaraan Bermotor (PKB) di seluruh wilayah Kalimantan Tengah. Melalui kerja sama ini, alat pembayaran elektronik akan ditempatkan di seluruh kantor cabang Bank Kalteng.

“Kita baru saja melakukan launching E-Pahari, sebuah aplikasi yang kami buat dengan dukungan Bank Kalteng. Intinya adalah pembayaran pajak kendaraan bermotor secara elektronik yang nantinya tersedia di seluruh jaringan Bank Kalteng se-Kalteng,” ujar Anang Dirjo usai kegiatan Launching E-Pahari dan EDC PT. Bank Kalteng Dan Rapat Koordinasi TP2DD se-Provinsi Kalimantan Tengah Serta Kick Off Mini Championship TP2DD Kalimantan Tengah di Aula Eka Hapakat, Kantor Gubernur Kalteng, Senin (9/3).

Anang menambahkan, kehadiran E-Pahari ini melengkapi berbagai kanal pembayaran yang sudah ada sebelumnya, seperti layanan di kantor Samsat, aplikasi seluler, drive-thru, Mall Pelayanan Publik (MPP), hingga Samsat Keliling (Samkel). Dengan semakin banyaknya pilihan, diharapkan masyarakat tidak lagi menemui kesulitan dalam memenuhi kewajiban pajaknya.

Selain peluncuran aplikasi, kegiatan ini juga dirangkai dengan Rapat Koordinasi TP2DD yang dihadiri oleh sejumlah kepala daerah. Anang menekankan pentingnya sinergi dengan kepala daerah karena sektor PKB memiliki kontribusi besar terhadap Pendapatan Asli Daerah (PAD).

“Para kepala daerah kita undang agar mereka mengetahui perkembangan ini melalui sosialisasi. Pajak PKB ini memiliki sistem bagi hasil yang sangat besar untuk daerah, sehingga koordinasi ini menjadi sangat krusial,” imbuhnya.

Meskipun saat ini kerja sama spesifik dengan alat EDC di Bank Kalteng difokuskan pada PKB, Anang menegaskan bahwa sektor pajak lainnya di Kalimantan Tengah mayoritas sudah beralih ke sistem berbasis elektronik.

“Untuk sektor pajak lainnya sebenarnya sudah berbasis elektronik semua. Namun, untuk yang alatnya ditempatkan khusus di Bank Kalteng saat ini, kita fokuskan untuk PKB terlebih dahulu,” pungkasnya. (red)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Belum ada komentar disini
Jadilah yang pertama berkomentar disini