Bima Raya

Mengabarkan Lebih Luas

Cinta Segitiga Pasangan Gay di Palangka Raya Berujung Pengancaman, Oknum Mahasiswa, Oknum Pelajar Dan Oknum Karyawan Dibina Dan Dimediasi Cak Sam di Depan Keluarga

Palangka Raya – Fenomena kelompok LGBT (lesbian, gay, biseksual, dan transgender) di Palangka Raya sudah sangat memprihatinkan dan meresahkan masyarakat. Terutama bagi orang tua yang punya anak masih di bawah umur, mereka takut anaknya jadi korban kelompok yang punya orientasi seksual menyimpang tersebut.

Cak Sam Polda Kalteng sudah membina puluhan masyarakat penyuka sesama jenis yang ada di Provinsi Kalimantan Tengah khususnya yang ada di Kota Palangka Raya.

Seperti kali ini, Cak Sam kembali membina tiga pemuda penyuka sesama jenis yang terlibat cinta segitiga hingga berujung pada pengancaman, Senin (9/3/2026).

Awalnya, Kumbang (24) warga Kab. Barito Timur yang saat ini kuliah di Palangka Raya curhat ke Cak Sam karena diancam akan disebarkan aibnya dan diancam kekerasan fisik oleh Belalang (18) oknum pelajar di Palangka Raya.

Belalang yang berasal dari Kab. Pulang Pisau tersebut, cemburu karena Kumbang masih menjalin hubungan pacaran dengan Tawon (30) oknum karyawan di Palangka Raya yang berasal dari Kab. Kapuas.

“Cak ini saya mau melaporkan pengancaman kepada saya dan pasangan saya ”Disclaimer” kami gay cak. Jadi begini pak saya disini udah 5 tahun punya hubungan dengan pasangan saya,, dan pada bulan 6/7 tahun lalu, Tanpa sepengetahuan saya pasangan saya ini menjalani hubungan juga dengan seorang gay yang kenal dari app khusus gay,, selama itu mereka dua menutup dari saya,, tapi saya taunya mereka dua itu sepupu dan kami 3 pernah tinggal 1 rumah. Dan puncak masalahnya ini gak lama sekitar awal bulan ini cak, saya tau dari mantan pasangan dia yang katanya sepupu ini bahwa mereka dua sudah pernah berhubungan intens dengan pasangan saya,, disini saya tidak menyalahi mantan pasangan doi saya ini, karna saya merasa itu sudah lama dan tidak perlu dibesar-besarkan lagi masalah itu,karena pasangan saya mengangkat dia sebagai adik ny, dan itu juga sudah diketahui oleh keluarga pasangan saya. Dan inti masalah ini mantan pasangan doi saya ini, melaporkan pasangan saya dan saya ke atasan tempat pasangan saya ini bekerja,, dia membuka privasi kami berdua sehingga membuat saya dan doi saya ini merasa tidak nyaman karena di usik dan dibuka privasi kami keranah publik yang seharus nya menjadi aib bagi kami,, pelaku ini setiap hari selalu mengancam kami berdua mungkin dikarenakan dia merasa cemburu karena kami berdua masih menjalin hubungan dengan baik,, padahal saya sudah ngomong ber 3 biar urusan ini biar berlalu,, tetapi pelaku sampai sekarang masih membuat onar dan mengancam saya terus cak,, padahal saya anggap urusan nya sudah selesai, tapi pelaku seperti ada dendam terutama dengan saya. Saya merasa terancam karena privasi orientasi seksual saya dia mau buat gaduh cak dikost saya. Sedangkan pasangan saya sudah dia laporkan ke atasan tempatnya bekerja,, dan kemudian ini saya yang di ancam nya cak,” curhat Kumbang kepada Cak Sam.

Cak Sam kemudian mengumpulkan mereka bertiga bersama dengan keluarganya masing-masing dan memberikan pembinaan agar mereka kembali ke jalan yang benar.

“Mulai hari ini kalian bertiga harus bertekad dengan kemauan yang kuat untuk keluar dari zona terlarang itu. Kasian diri kamu sendiri dan kasihan juga orang tuamu yang pastinya menginginkan kamu menikah dan punya keturunan,’ nasehat Cak Sam kepada mereka bertiga.

Akhirnya, mereka bertiga sepakat untuk mengakhiri hubungan terlarang tersebut dan berjanji untuk hidup normal kembali.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Belum ada komentar disini
Jadilah yang pertama berkomentar disini