Gubernur Kalteng Agustiar Sabran Tinjau Langsung Arus Mudik di Bandara Tjilik Riwut Palangka Raya
BIMARAYA, PALANGKA RAYA – Gubernur Kalimantan Tengah H. Agustiar Sabran meninjau langsung arus mudik di Bandara Tjilik Riwut, Palangka Raya, Sabtu (14/3/2026). Kunjungan ini dilakukan untuk memastikan kelancaran pelayanan serta kenyamanan masyarakat yang melakukan perjalanan menjelang Hari Raya Idul Fitri 1447 Hijriah.
Dalam peninjauan tersebut, Gubernur didampingi sejumlah kepala organisasi perangkat daerah serta General Manager PT Angkasa Pura I Bandara Tjilik Riwut, I Made Dermawan, bersama para pemangku kepentingan terkait.
Rombongan juga menyapa para penumpang yang berada di area ruang tunggu bandara. Gubernur mengatakan pemerintah daerah ingin memastikan pelayanan transportasi udara tetap berjalan optimal di tengah meningkatnya mobilitas masyarakat saat musim mudik.
“Kami ingin memastikan kelancarannya, kenyamanannya bagi para pemudik. Kebetulan arus mudik hari ini mulai terlihat meningkat,” kata Agustiar Sabran.
Menurut dia, jumlah penumpang di Bandara Tjilik Riwut mulai bertambah meski puncak arus mudik diperkirakan belum terjadi dalam beberapa hari ke depan. Pemerintah daerah, kata dia, terus berkoordinasi dengan pihak bandara dan instansi terkait guna memastikan kesiapan layanan.
Ia menegaskan kesiapan layanan tidak hanya pada aspek operasional penerbangan, tetapi juga keamanan dan kesehatan bagi para penumpang. “Kami pemerintah selalu hadir. Kesehatan juga penting selain keamanan. Tadi kami sudah berdiskusi dengan pihak terkait di bandara,” ujarnya.
Selain meninjau fasilitas dan pelayanan bandara, Gubernur juga mengingatkan masyarakat yang melakukan perjalanan mudik agar tetap berhati-hati selama perjalanan.
“Kami mengingatkan para pemudik agar berhati-hati di perjalanan dan tidak menyimpan barang berharga secara sembarangan yang bisa mengundang tindak kejahatan,” katanya.
Agustiar memperkirakan puncak arus mudik di Bandara Tjilik Riwut akan terjadi pada pertengahan Maret 2026, sekitar tanggal 17 hingga 18 Maret.
Ia juga mengimbau masyarakat yang meninggalkan rumah saat mudik agar memastikan kondisi rumah dalam keadaan aman sebelum bepergian.
“Pastikan rumah dalam kondisi aman sebelum ditinggalkan. Jika perlu, bisa menitipkan pengawasan kepada pihak kepolisian atau tetangga agar perjalanan mudik lebih tenang,” ujarnya.






Tinggalkan Balasan