Bima Raya

Mengabarkan Lebih Luas

Pemprov Kalteng Perkuat Sinergi Persiapan Haji 2026, Jamaah Lansia Diprioritaskan dan Keberangkatan Dimulai Mei

Foto Wakil Gubernur Kalimantan Tengah sedang memberikan sambutan di Aula Eka Hapakat.

PALANGKA RAYA, BIMARAYA.COM – Pemerintah Provinsi Kalimantan Tengah menggelar rapat koordinasi persiapan keberangkatan jamaah haji 1447 Hijriah/2026 Masehi di Aula Eka Hapakat, Selasa (31/03/2026). Kegiatan ini dilakukan untuk memastikan kesiapan teknis dan administratif pemberangkatan jamaah berjalan tertib, aman, dan lancar.

Ketua panitia, Akhmad Husein melaporkan, rakor ini bertujuan memperkuat koordinasi antara pemerintah provinsi, instansi vertikal, serta pemerintah kabupaten dan kota. Sinergi lintas sektor dinilai penting untuk memantapkan penyelenggaraan ibadah haji tahun ini.

Berdasarkan data resmi, kuota jamaah haji Kalimantan Tengah tahun 2026 sebanyak 1.559 orang. Rinciannya meliputi 1.470 jamaah reguler, 78 jamaah prioritas lanjut usia, 2 pembimbing KBIHU, dan 9 Petugas Haji Daerah (PHD).

Wakil Gubernur Kalimantan Tengah menegaskan pentingnya kesiapan seluruh pihak dalam mendukung kelancaran pelaksanaan ibadah haji. Ia menyebut total kuota mengalami tambahan sehingga jumlah keseluruhan mencapai lebih dari 1.500 jamaah.

“Kegiatan hari ini kita membuka rapat koordinasi penyelenggaraan ibadah Haji 1447 Hijriah atau tahun 2026. Ada sebanyak 1.559 kuota kita, plus 12 tambahan,” ujarnya.

Ia juga memastikan pelaksanaan ibadah haji tahun ini dalam kondisi aman, mengacu pada informasi dari pemerintah pusat dan otoritas Arab Saudi.

“Dari Kementerian Agama pusat disampaikan, penyelenggaraan ibadah Haji tahun ini tidak ada kendala. Pemerintah Arab Saudi menjamin seluruh jemaah dari berbagai negara dalam keadaan aman,” ucapnya.

Untuk jadwal keberangkatan, jamaah haji Kalimantan Tengah direncanakan mulai diberangkatkan pada Mei 2026 secara bertahap dalam beberapa kelompok terbang.

“Mulai Mei, nanti direncanakan ada kloter satu, kloter dua, dan tiga,” jelasnya.

Secara teknis, pemberangkatan dan pemulangan jamaah akan melalui Embarkasi Haji Syamsudin Noor di Banjarbaru, Kalimantan Selatan. Skema ini menjadi bentuk sinergi antarprovinsi dalam mendukung kelancaran penyelenggaraan haji.

Pemerintah juga memberikan perhatian khusus kepada jamaah lanjut usia melalui skema prioritas keberangkatan. Kebijakan ini diharapkan dapat memberikan pelayanan optimal bagi kelompok rentan.

“Ada, yang lansia itu diprioritaskan. Memang itu yang berangkat,” ungkapnya.

Melalui rapat koordinasi ini, seluruh pemangku kepentingan diharapkan dapat menyamakan persepsi dan meningkatkan kesiapan lintas sektor. Dengan demikian, proses pemberangkatan hingga pemulangan jamaah haji Kalimantan Tengah dapat berjalan sesuai rencana tanpa kendala berarti. (red)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Belum ada komentar disini
Jadilah yang pertama berkomentar disini