Melalui Kampung KEREN, Pemko Palangka Raya Dorong Perubahan Nyata, Ketua DPRD Sebut Partisipasi Warga Penentu Terbentuknya Budaya Bersih
BIMARAYA, PALANGKA RAYA – Program Kampung KEREN yang digagas Pemko Palangka Raya kini diposisikan sebagai instrumen perubahan perilaku masyarakat dalam menjaga lingkungan. Tidak sekadar lomba, program tersebut diarahkan untuk membangun kebiasaan hidup bersih dan tertata di tingkat kampung.
Ketua DPRD Kota Palangka Raya, Subandi, menilai pendekatan berbasis partisipasi warga menjadi kunci keberhasilan program tersebut. Menurutnya, keterlibatan langsung masyarakat akan menciptakan rasa memiliki terhadap lingkungan yang ditata bersama.
“Program ini bukan hanya soal penilaian, tetapi bagaimana membangun kesadaran kolektif masyarakat untuk menjaga lingkungan setiap hari,” ucapnya, Sabtu (4/4/2026).
Ia menegaskan, pemerintah berperan sebagai fasilitator, sementara warga menjadi pelaku utama dalam menciptakan perubahan. Dengan memahami kebutuhan lingkungan masing-masing, masyarakat dinilai mampu menghadirkan solusi yang lebih tepat sasaran.
Sejumlah inovasi lokal yang muncul, seperti bank sampah mandiri, taman edukasi, hingga kegiatan gotong royong rutin, menjadi indikator mulai terbentuknya pola hidup baru di tengah masyarakat. Inisiatif tersebut juga memperkuat interaksi sosial antarwarga.
DPRD berharap, keberlanjutan program Kampung KEREN dapat mendorong perubahan yang lebih luas di Kota Palangka Raya. Dengan sinergi antara pemerintah dan masyarakat, pola hidup bersih dan peduli lingkungan diharapkan menjadi budaya yang melekat dalam kehidupan sehari-hari.
“Tujuan utama bukan sekadar menang lomba, tetapi membangun kebiasaan menjaga lingkungan setiap hari,” pungkas Subandi.






Tinggalkan Balasan