Bupati Katingan Tegaskan Seluruh Elemen Daerah Berdiri Bersama Polri, Dukung Tindakan Tegas Usai Gugurnya Personel dalam Operasi Narkoba
BIMARAYA.COM, KATINGAN – Hari Ulang Tahun (HUT) Bhayangkara ke-80 di Kalimantan Tengah diwarnai duka mendalam sekaligus penegasan komitmen perang total terhadap narkoba. Di tengah duka gugurnya personel kepolisian saat menyergap jaringan narkotika di Kabupaten Katingan, Bupati Katingan Saiful menyerukan gerakan bersama untuk mendukung penuh tindakan tegas aparat penegak hukum.
Sebelumnya, Kapolda Kalteng Irjen Pol Iwan Kurniawan menyampaikan belasungkawa nya dengan adanya insiden berdarah dalam operasi penindakan jaringan narkoba di wilayah Katingan yang terjadi pada Rabu malam (01/07).
Dalam penggerebekan tersebut, satu personel atas nama Aipda Yudi Perdana Putra ditemukan gugur dalam tugas, sementara dua anggota lainnya, yakni Aiptu Sumariyanto dan Bripda Nopandri Ramadhana, hingga kini masih dinyatakan hilang.
Menanggapi situasi krusial ini, Bupati Katingan Saiful langsung memberikan pernyataan sikap, Kamis (02/07/2026).
Ia menegaskan bahwa seluruh elemen di daerah yang dijuluki “Bumi Penyang Hinje Simpei” ini berdiri bersama kepolisian.
“Saya, Saiful, Bupati Katingan, sangat mendukung upaya pemberantasan narkoba dari Bumi Penyang Hinje Simpei,” tegas Saiful.
Insiden gugurnya personel di lapangan menjadi bukti nyata besarnya risiko yang dihadapi kepolisian dalam melindungi masyarakat dari bahaya narkotika. Oleh karena itu, Bupati Saiful meminta momentum HUT Bhayangkara ke-80 ini dijadikan pemantik solidaritas bagi seluruh warga Katingan untuk tidak membiarkan polisi berjuang sendirian.
“Pada momentum Hari Ulang Tahun Bhayangkara yang ke-80 ini, saya mengajak kepada kita semua, marilah kita dukung gerakan memberantas narkoba oleh Kepolisian Kabupaten Katingan,” tambahnya.
Sinergi antara ketegasan Polda Kalteng di lapangan dan dukungan penuh dari Pemerintah Kabupaten Katingan ini diharapkan menjadi sinyal kuat bagi para bandar narkoba bahwa tidak ada ruang aman bagi mereka di Katingan. Saat ini, jajaran kepolisian masih fokus melakukan penyisiran di lokasi kejadian guna menemukan dua personel yang hilang, sekaligus mengejar jaringan pelaku yang terlibat dalam insiden tersebut. (red)






Tinggalkan Balasan