IWAPI Kalteng Perluas Kolaborasi dengan OJK, Bank Kalteng, dan BEI untuk Mendorong UMKM Naik Kelas dan Tingkatkan Literasi Keuangan
BIMARAYA.COM, PALANGKA RAYA – Dewan Pimpinan Daerah Ikatan Wanita Pengusaha Indonesia (DPD IWAPI) Provinsi Kalimantan Tengah memperkuat kolaborasi dengan Otoritas Jasa Keuangan (OJK) Provinsi Kalimantan Tengah, Bank Kalteng, dan Bursa Efek Indonesia (BEI) Perwakilan Kalimantan Tengah guna memperluas literasi dan inklusi keuangan bagi masyarakat, pelaku usaha, hingga generasi muda.
Kolaborasi tersebut dibahas dalam pertemuan yang digelar pada Rabu, 29 Juli 2026. Dalam pertemuan itu, IWAPI Kalteng juga menggandeng Himpunan Pengusaha Muda Indonesia Perguruan Tinggi (HIPMI PT) serta perwakilan Himpunan Mahasiswa Jurusan Ekonomi Universitas Palangka Raya sebagai bagian dari upaya membangun ekosistem ekonomi daerah yang lebih kuat dan berkelanjutan.
Ketua DPD IWAPI Provinsi Kalimantan Tengah, Hj. Asti Rizky, mengatakan sinergi lintas lembaga menjadi langkah strategis untuk memperluas akses masyarakat terhadap edukasi keuangan, layanan perbankan, pembiayaan usaha, hingga investasi di pasar modal.
“Kolaborasi adalah kunci dalam memperkuat ekosistem ekonomi dan keuangan daerah. Kami ingin memastikan masyarakat, khususnya perempuan pengusaha, pelaku UMKM, mahasiswa, dan generasi muda memiliki kesempatan yang sama untuk memperoleh pengetahuan, akses pembiayaan, serta memahami berbagai instrumen investasi yang legal dan produktif,” ujar Asti Rizky.
Menurutnya, peningkatan literasi keuangan tidak hanya bertujuan meningkatkan pemahaman masyarakat terhadap produk dan layanan jasa keuangan, tetapi juga menjadi fondasi dalam menciptakan pelaku usaha yang tangguh, mandiri, dan mampu bersaing.
“IWAPI ingin menjadi jembatan yang menghubungkan para pelaku usaha dengan lembaga keuangan, regulator, maupun pasar modal. Ketika akses terhadap pembiayaan semakin terbuka dan literasi keuangan meningkat, maka peluang UMKM untuk berkembang juga akan semakin besar,” katanya.
Asti menambahkan, keterlibatan HIPMI PT dan mahasiswa ekonomi menjadi bagian penting dalam mempersiapkan calon-calon pengusaha masa depan yang memiliki wawasan bisnis dan kemampuan mengelola keuangan secara sehat.
“Kami percaya generasi muda memiliki potensi besar untuk menjadi motor penggerak ekonomi Kalimantan Tengah. Karena itu, mereka perlu dibekali sejak dini dengan pemahaman mengenai kewirausahaan, pengelolaan keuangan, hingga peluang investasi agar mampu menciptakan inovasi dan lapangan kerja di masa mendatang,” tuturnya.
Ia berharap sinergi antara OJK, Bank Kalteng, BEI, IWAPI, HIPMI PT, dan kalangan akademisi dapat melahirkan berbagai program edukasi, pendampingan, hingga perluasan akses pembiayaan yang berdampak nyata bagi masyarakat.
“Ke depan kami ingin kolaborasi ini tidak berhenti pada pertemuan semata, tetapi diwujudkan melalui program-program yang berkelanjutan. Dengan semangat sinergi, inklusi, inovasi, dan keberlanjutan, kami optimistis dapat mendorong pertumbuhan ekonomi Kalimantan Tengah yang semakin kuat, inklusif, dan berdaya saing,” pungkasnya. (red)
Ikuti Bimaraya.com di WhatsApp
Dapatkan berita terbaru, informasi penting, dan update terkini dari Bimaraya.com langsung melalui saluran WhatsApp resmi kami.
Ikuti Saluran WhatsAppDukung Jurnalisme Independen Bimaraya
Agar berita terbaru, investigasi, dan informasi penting dari Bimaraya.com lebih mudah ditemukan di Google, jadikan kami sebagai Sumber Pilihan (Preferred Source).
⭐ Jadikan Bimaraya Sumber Pilihan





Tinggalkan Balasan