Bima Raya

Mengabarkan Lebih Luas

Kapuas Tertinggi, Sampit Terendah: BPS Rilis Data Inflasi Kalteng September 2026

Statistisi Ahli Madya BPS Kalteng, M. Taufiqurrahman saat menyampaikan Rilis BPS Kalteng. (Dok. Abimanyu/Bimaraya.com)

BIMARAYA.COM, PALANGKA RAYA – Inflasi Kalimantan Tengah (Kalteng) pada September 2026 mencapai 5,02 persen secara tahunan (year-on-year/y-on-y) dengan Indeks Harga Konsumen (IHK) sebesar 113,51, berdasarkan data Badan Pusat Statistik (BPS) Kalteng.

Statistisi Ahli Madya BPS Kalteng, M. Taufiqurrahman, menyampaikan inflasi tahunan tersebut terjadi pada seluruh kelompok pengeluaran yang menjadi komponen penghitungan inflasi.

Kabupaten Kapuas mencatat inflasi tahunan tertinggi di Kalteng sebesar 6,00 persen dengan IHK 114,65. Sementara Sampit mencatat inflasi tahunan terendah sebesar 4,21 persen dengan IHK 112,55.

Perawatan Pribadi Catat Kenaikan Tertinggi

Berdasarkan kelompok pengeluaran, kenaikan harga tertinggi pada September 2026 terjadi pada kelompok perawatan pribadi dan jasa lainnya, mencapai 8,18 persen.

Kelompok makanan, minuman dan tembakau berada di posisi berikutnya dengan kenaikan sebesar 7,50 persen, disusul kelompok transportasi sebesar 6,27 persen.

Sementara itu, kelompok penyediaan makanan dan minuman/restoran mengalami kenaikan sebesar 2,77 persen. Kelompok perlengkapan, peralatan, dan pemeliharaan rutin rumah tangga naik 2,66 persen.

Kelompok perumahan, air, listrik, dan bahan bakar rumah tangga mencatat kenaikan sebesar 2,54 persen. Kemudian pakaian dan alas kaki naik 2,16 persen, pendidikan 2,13 persen, serta kesehatan 1,99 persen.

Kenaikan juga terjadi pada kelompok rekreasi, olahraga dan budaya sebesar 1,46 persen. Adapun kelompok informasi, komunikasi, dan jasa keuangan mencatat kenaikan paling rendah, yakni 0,45 persen.

Inflasi Bulanan Kalteng 0,40 Persen

Selain mencatat inflasi tahunan, BPS Kalteng mencatat inflasi secara bulanan atau month-to-month (m-to-m) pada September 2026 sebesar 0,40 persen.

Sementara secara tahun kalender atau year-to-date (y-to-d), inflasi Kalteng hingga September 2026 mencapai 3,21 persen.

Data tersebut menunjukkan kenaikan harga pada September 2026 masih terjadi di berbagai kelompok pengeluaran. Tekanan terbesar berasal dari kelompok perawatan pribadi dan jasa lainnya serta makanan, minuman dan tembakau. (red)

📢

Ikuti Bimaraya.com di WhatsApp

Dapatkan berita terbaru, informasi penting, dan update terkini dari Bimaraya.com langsung melalui saluran WhatsApp resmi kami.

Ikuti Saluran WhatsApp
📰

Dukung Jurnalisme Independen Bimaraya

Agar berita terbaru, investigasi, dan informasi penting dari Bimaraya.com lebih mudah ditemukan di Google, jadikan kami sebagai Sumber Pilihan (Preferred Source).

⭐ Jadikan Bimaraya Sumber Pilihan
Gratis • Hanya membutuhkan satu klik • Dapat diubah kapan saja

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Belum ada komentar disini
Jadilah yang pertama berkomentar disini