Menuju Kepengurusan Baru, KBB Kalteng Rumuskan Program Kerja Lima Tahun ke Depan dalam Muswil III
BIMARAYA, PALANGKA RAYA – Musyawarah Wilayah (Muswil) III Kerukunan Bubuhan Banjar (KBB) Provinsi Kalimantan Tengah resmi digelar di Aula LPTQ Kalteng, Jalan RTA Milono Km 2,5 Palangka Raya, Sabtu (29/11/2025). Kegiatan ini menjadi momentum penting menjelang berakhirnya masa kepengurusan periode 2020–2025.
Ketua Panitia Pelaksana sekaligus Sekretaris Umum KBB Kalteng, Dr. HM. Istani P. Yunus, SH., M.A.P., dalam laporannya menyampaikan bahwa Muswil III digelar untuk mengevaluasi program kerja serta kebijakan pengurus sebelumnya. Selain itu, forum ini juga bertujuan merumuskan arah dan program kerja baru KBB Kalteng untuk masa bakti 2025–2030.
“Muswil ini dilaksanakan untuk mengevaluasi program kerja dan kebijakan Pengurus Wilayah KBB masa bakti 2020–2025, menyusun program kerja periode berikutnya, memilih serta menetapkan Ketua Umum, dan menyusun formasi pengurus wilayah KBB Kalteng untuk periode 2025–2030,” ujarnya.

Ujar Yunus, forum tersebut juga akan mengusulkan serta menetapkan Dewan Penasihat dan Dewan Pembina KBB Kalteng yang akan bertugas selama lima tahun ke depan.
Di kesempatan yang sama, Ketua Umum KBB Kalteng Drs. H. Chairudin Halim yang segera memasuki masa demisioner, menyampaikan pesan penting kepada seluruh warga dan kader KBB maupun Kerukunan Warga Banjar (KWB) yang berdomisili di Kalimantan Tengah.
Ia menegaskan bahwa keberadaan warga Banjar yang telah lama menetap di daerah ini menjadi bagian penting dalam pembangunan sosial dan budaya di Kalteng. Karena itu, penguatan sumber daya manusia menjadi kunci utama dalam menghadapi tantangan pembangunan daerah.
“Saya mengharapkan kepada seluruh kader KBB dan KWB yang berasal dari kabupaten/kota di Kalimantan Selatan tetapi telah lama tinggal di Kalimantan Tengah, untuk terus meningkatkan, mengembangkan, dan memperkuat potensi sumber daya manusia warga Banjar sebagai modal dasar membangun daerah bersama pemerintah dan masyarakat,” tegas Chairudin Halim.
Muswil III ini menjadi ruang strategis untuk menentukan arah organisasi sekaligus memperkuat peran KBB sebagai wadah pemersatu masyarakat Banjar di Kalimantan Tengah, guna berkontribusi lebih besar dalam pembangunan daerah lima tahun mendatang. (red)



















Tinggalkan Balasan