Dari Adu Strategi hingga Tawa Bersama, Lomba Domino JOC Session 4 Pererat Jurnalis dan Aktivis
BIMARAYA, PALANGKA RAYA – Jurnalis, aktivis, dan akademisi di Palangka Raya kembali berkumpul dalam Lomba Domino JOC (Journalist Of Crime) Session 4 yang digelar di Café Popy, Pasar Mini Lantai II, Jalan Yos Sudarso, Sabtu, 17 Januari 2026. Kegiatan ini bertujuan mempererat keakraban sekaligus menjadi ajang penyegaran di tengah rutinitas kerja masing-masing.
Lomba yang berlangsung selama satu hari itu diikuti 32 peserta dan mendapat dukungan penuh dari Kim Property, pengembang properti dan furnitur di Kalimantan Tengah. Panitia menyiapkan hadiah utama hingga hiburan berupa peralatan rumah tangga dan perlengkapan penunjang aktivitas jurnalistik.
Imis dari Tabalien.com keluar sebagai juara Session 4 setelah mengungguli peserta lainnya. Posisi kedua diraih Vincen, disusul Ketua SIWO PWI Kalimantan Tengah Fevri Ibin di peringkat ketiga, dan Hafis di posisi keempat.
Ketua Harian Perkumpulan Olahraga Domino Indonesia (PORDI), Rio Kriswana, menilai kegiatan tersebut memiliki nilai positif bagi kalangan jurnalis, aktivis, dan akademisi.
“Kegiatan ini bukan hanya lomba, tetapi juga sarana komunikasi dan merawat keakraban antar sesama,” kata Rio saat menyerahkan hadiah kepada para pemenang.
Menurut Rio, lomba domino rutin yang digelar setiap dua hingga tiga bulan itu menjadi ruang relaksasi di sela kesibukan liputan harian.
“Ada waktu khusus untuk berkumpul, bermain, dan memperkuat kebersamaan,” ujarnya.
Kegiatan ini juga dihadiri perwakilan Kim Property, Muhammad Hafis, yang turut menjadi peserta meski terhenti di babak 32 besar.
“Ternyata seru juga. Kami mendapat banyak teman baru dan rasa kebersamaan. Ke depan, kami berharap kolaborasi dengan rekan-rekan jurnalis terus terjalin,” kata Hafis.
Ketua SIWO PWI Kalimantan Tengah, Fevri Ibin, menyebut lomba domino menjadi ajang latihan menjelang Pekan Olahraga Wartawan Nasional 2027.
“Ini sparing sekaligus persiapan menghadapi Porwanas cabang olahraga domino. Terima kasih atas kebersamaan hari ini,” ujarnya.
Panitia pelaksana, Roni “Ucok” Sahala, menyampaikan bahwa Session 5 direncanakan digelar sebelum bulan Ramadan.
“Final Four sudah terbentuk dari empat session. Setiap session melahirkan juara baru, dan kami berharap kegiatan ini bisa terus berlanjut,” katanya. (red)























Tinggalkan Balasan