Wali Kota Fairid Naparin Luncurkan Beasiswa 2026, Dorong Inovasi Kampung KEREN dan Resmikan Aula Pendidikan di Palangka Raya
PALANGKA RAYA, BIMARAYA.COM – Wali Kota Palangka Raya, Fairid Naparin, bersama Wakil Wali Kota Achmad Zaini meluncurkan program beasiswa dan bantuan pendidikan tahun 2026, membuka Lomba Inovasi Daerah “Kampung Keren”, serta meresmikan Aula Dinas Pendidikan, di Aula Hapakat Jaya, Kamis (02/04/2026). Kegiatan ini menjadi langkah strategis pemerintah kota dalam meningkatkan kualitas pendidikan dan mendorong inovasi daerah.
Fairid menegaskan, agenda tersebut merupakan komitmen nyata pemerintah dalam memperkuat sektor pendidikan, bukan sekadar kegiatan seremonial. Ia menyebut pendidikan sebagai kunci utama dalam memutus rantai kemiskinan.
“Pendidikan adalah instrumen utama untuk memutus rantai kemiskinan dan membuka masa depan. Tidak boleh ada anak di Kota Palangka Raya yang kehilangan kesempatan belajar hanya karena keterbatasan ekonomi,” tegasnya.
Selain peluncuran program beasiswa, Pemerintah Kota Palangka Raya juga memberikan penghargaan kepada insan pendidikan berprestasi, termasuk yang meraih pengakuan di tingkat global. Penghargaan ini menjadi bentuk apresiasi atas dedikasi tenaga pendidik dalam menghadirkan inovasi.
Fairid menjelaskan, Lomba Inovasi Daerah “Kampung Keren” dirancang untuk mendorong budaya kreatif dan solutif di tengah masyarakat, khususnya kalangan akademisi. Ia mengajak perguruan tinggi untuk aktif berkolaborasi dengan masyarakat dalam menciptakan solusi pembangunan.
“Kolaborasi antara akademisi dan masyarakat sangat penting untuk menghadirkan ide-ide cerdas demi kemajuan Kota Cantik Palangka Raya,” ujarnya.
Peresmian Aula Dinas Pendidikan juga diharapkan menjadi pusat pembelajaran, pengembangan karakter, serta ruang kolaborasi lintas sektor. Fasilitas ini ditargetkan mampu mendukung lahirnya generasi unggul yang siap bersaing.
Dalam kesempatan tersebut, Fairid juga menekankan pentingnya sinergi antara pemerintah, dunia pendidikan, dan sektor swasta dalam mewujudkan transformasi pendidikan yang inklusif dan berdaya saing.
“Palangka Raya Keren bukan sekadar slogan, tetapi harus menjadi realitas yang dirasakan bersama melalui kerja sama semua pihak,” tambahnya.
Mengusung filosofi Huma Betang dan Isen Mulang, Fairid mengajak seluruh elemen masyarakat untuk terus bersinergi membangun Palangka Raya sebagai kota yang kolaboratif, maju, religius, dan nyaman. (red)






Tinggalkan Balasan