Bima Raya

Mengabarkan Lebih Luas

DPRD Palangka Raya Soroti Standar Pelayanan Wisata Saat Libur Lebaran

Anggota Komisi II DPRD Kota Palangka Raya, Arif M. Norkim.

BIMARAYA, PALANGKA RAYA – Lonjakan kunjungan wisata selama libur panjang Hari Raya Idulfitri 1447 Hijriah menjadi perhatian DPRD Kota Palangka Raya, khususnya terkait standar pelayanan di destinasi wisata. Profesionalitas petugas dinilai menjadi faktor penting dalam menciptakan kenyamanan dan keamanan bagi para pengunjung.

Anggota Komisi II DPRD Kota Palangka Raya, Arif M. Norkim, menegaskan bahwa peningkatan jumlah wisatawan harus diimbangi dengan kesiapan petugas di lapangan, termasuk dalam hal identitas dan atribut resmi yang digunakan saat bertugas.

“Lonjakan kunjungan wisata saat libur lebaran harus dibarengi dengan kesiapan petugas di lapangan. Salah satu hal mendasar yang perlu diperhatikan adalah penggunaan atribut dan identitas resmi oleh petugas,” tegasnya, Jumat (20/3/2026).

Ia menekankan, kejelasan identitas petugas sangat penting agar tidak menimbulkan kebingungan di tengah masyarakat. Menurutnya, setiap petugas minimal harus menggunakan tanda pengenal resmi dari instansi terkait, seperti Dinas Pariwisata.

Selain itu, Arif juga menyoroti pentingnya penampilan dan sikap petugas dalam memberikan pelayanan kepada pengunjung. Ia menilai etika dan kerapian menjadi bagian dari citra pelayanan publik yang harus dijaga.

“Pakaian harus rapi dan sopan. Jangan pakai sandal saat bertugas, apalagi melayani pengunjung dengan sikap yang seenaknya. Ini menyangkut citra pelayanan publik,” tambahnya.

Ia juga mengingatkan bahwa petugas nonpegawai dinas tetap harus memiliki legalitas yang jelas, seperti surat keputusan (SK) atau identitas resmi sebagai bukti penugasan. Hal ini penting untuk memastikan kepercayaan masyarakat terhadap pengelola wisata.

“Kalaupun bukan pegawai dinas, harus tetap ada identitas resmi. Jadi pengunjung tahu bahwa mereka memang petugas yang sah,” lanjutnya.

Arif berharap pengelolaan destinasi wisata selama libur Idulfitri dapat berjalan lebih tertib dan profesional. Ia juga menyatakan dukungannya terhadap langkah Pemerintah Kota Palangka Raya yang telah menerbitkan surat edaran guna mengantisipasi lonjakan wisatawan.

“Dengan pengelolaan yang baik dan profesional, masyarakat yang berkunjung tentu akan merasa aman dan nyaman,” tutur Arif.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Belum ada komentar disini
Jadilah yang pertama berkomentar disini