Bima Raya

Mengabarkan Lebih Luas

MATI Berkolaborasi dengan LAYAW Rilis Official Merch Album “TAHTA API”

Kolaborasi streetwear dan unit Rock N Roll Naraka dari Kalimantan Tengah.

BIMARAYA, BALI – Brand streetwear MATI yang berasal dari Palangka Raya kini beroperasi di Bali resmi mengumumkan kolaborasi dengan band LAYAW, unit Rock N Roll Naraka asal Kalimantan Tengah, untuk merilis Official Release Tee dalam rangka peluncuran album terbaru mereka yang berjudul “TAHTA API.”

LAYAW dibentuk pada 20 Desember 2023 sebagai bentuk perlawanan terhadap kejenuhan skena musik lokal yang dianggap terlalu seragam dan aman. Mengusung karakter musik yang ugal-ugalan, liar, dan tanpa batas, LAYAW memadukan unsur rock n roll gelap, dan eksperimen raw yang menggambarkan keresahan personal vokalis GOATH-mulai dari kemarahan, kebebasan, hingga pergulatan dengan kematian dan keputusasaan.

Nama LAYAW sendiri dalam bahasa Melayu dan banjar berarti kacau, berantakan, dan tidak jelas arahnya, merepresentasikan identitas vokal dan sikap band yang keras, jujur, dan tanpa filter.

Album “TAHTA API” berisi 11 track dengan energi yang eksplosif:
Murka, Ordo Ular, MATI, Arak Layaw, B.U.R.A.M, Delta Mulut Setan, Alkohol, Rock N Roll Naraka, Balada Insan Underground, Neraka Jahanam, Infernal (Outro).

Album ini menjadi manifesto keberanian untuk tetap hidup dan melawan kegelapan:
“Keberanian adalah penyelamat – jaga apimu, jangan pernah padam.”

Tentang Official Merch – TAHTA API Tee

Kolaborasi ini menghadirkan MATI x LAYAW – TAHTA API Official Release Tee, kaos seragam resmi yang digunakan oleh formasi emas LAYAW dalam photoshoot rilis album.
Detail Produk
● Warna hitam
● Front + back print
● Cotton Combed 20s 190gsm
● Dicetak menggunakan discharge screenprint
● First Pressing: 36 pcs

Merch ini bukan sekadar pakaian, tetapi artefak sejarah dari skena musik bawah tanah Kalimantan Tengah yang sedang membangun identitasnya di luar batasan genre dan industri.

Dari pihak band, LAYAW menegaskan bahwa album dan merchandise ini adalah bentuk perlawanan.

“Kami bosan hidup di kota yang musiknya seragam. TAHTA API adalah bukti bahwa kami bisa jadi juru selamat rock tanpa harus rapi atau sopan. Ini musik untuk mereka yang berani terbakar.”

MATI menegaskan bahwa produk ini bukan sekadar merchandise, tetapi “artefak sejarah” dari geliat skena bawah tanah Kalimantan Tengah yang tengah membangun identitasnya sendiri—di luar batasan genre, pasar, dan industri.

LAYAW mewakili semangat yang sama: bergerak dengan kepala sendiri dan tanpa takut. Kolaborasi ini bukti bahwa anak muda Kalteng mampu membuat karya yang berani,” ujar salah satu dari pihak MATI.

Ketersediaan:
MATI x LAYAW – TAHTA API Tee akan segera tersedia secara terbatas melalui Instagram dan marketplace shopee resmi MATI.

Instagram: @mati.mati.mati.mati.mati.mati
Shopee: Mati Official Merch

Tentang LAYAW:
Band Rock N Roll Naraka dari Kalimantan Tengah dengan anggota GOATH (vokal), NESS (gitar), MUNIR (gitar), DARMA (bass), dan GILANG (drum). Mengusung musik rock yang agresif, absurd, dan eksperimental.

Tentang MATI:
Brand streetwear asal Palangka Raya yang kini berbasis di Bali. MATI dikenal dari komunitas anak muda dan budaya independen, dengan nilai utama: Selagi belum mati, hidup dengan sebaik-baiknya dan seasick-asiknya. (rls/)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Belum ada komentar disini
Jadilah yang pertama berkomentar disini
Exit mobile version