Tekan Inflasi Jelang Idulfitri, Pemprov Kalteng Salurkan 500 Paket Sembako Murah Melalui Dewan Adat Dayak
BIMARAYA, PALANGKA RAYA – Pemerintah Provinsi Kalimantan Tengah (Kalteng) terus melakukan langkah strategis untuk menjaga stabilitas harga pangan dan menekan angka inflasi menjelang Hari Raya Idulfitri 1447 Hijriah. Salah satu upayanya adalah dengan menyalurkan paket sembako melalui program Pasar Murah yang menyasar berbagai lapisan masyarakat, termasuk kelembagaan adat.
Sekretaris Umum Dewan Adat Dayak (DAD) Kalteng, Yulindra Dedy, mengungkapkan bahwa penyaluran paket subsidi ini merupakan instruksi langsung dari Gubernur Kalteng guna memastikan masyarakat mendapatkan kebutuhan pokok dengan harga terjangkau di tengah fluktuasi harga pasar.
“Kegiatan hari ini adalah tindak lanjut program Pemprov Kalteng dalam rangka menghadapi Idulfitri dan mencegah inflasi, khususnya di Kota Palangka Raya,” ujar Yulindra Dedy saat ditemui di Aula Betang Hapakat, Kamis (19/03).
Yulindra menjelaskan, dalam kesempatan kali ini, pemerintah memberikan kuota khusus sebanyak 500 paket sembako untuk keluarga besar kelembagaan adat di Kalimantan Tengah. Penerima manfaat mencakup pengurus DAD, Batamad, Gerdayak, Bawidayak, hingga para Damang dan Mantir di wilayah Palangka Raya.
Mekanisme pasar murah ini dinilai sangat membantu meringankan beban ekonomi masyarakat. Pasalnya, nilai asli satu paket sembako tersebut mencapai Rp140.000, namun pemerintah memberikan subsidi sebesar Rp130.000.
“Masyarakat hanya perlu menebus seharga Rp10.000 per paket. Isi paketnya terdiri dari beras, gula, dan minyak goreng,” jelasnya.
Pihaknya pun menyampaikan apresiasi yang setinggi-tingginya kepada Gubernur Kalimantan Tengah atas perhatiannya terhadap kelembagaan adat dan masyarakat secara luas.
“Kami bersyukur dan berterima kasih kepada Pak Gubernur. Bantuan ini tentu sangat membantu rekan-rekan kita, terutama yang akan merayakan hari raya Idulfitri dalam waktu dekat,” tutup Yulindra. (Bayu)

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan