BO Cowok Melalui Aplikasi Khusus LGBT Tidak Jadi Lalu Isi Percakapan Diancam Diviralkan Dan Diperas Rp 1,5 Juta, Pemuda Lulusan Keperawatan di Palangka Raya Curhat ke Cak Sam Polda Kalteng
Palangka Raya – Kumbang (24) warga Kota Palangka Raya yang pernah kuliah di jurusan keperawatan curhat ke Cak Sam Polda Kalteng karena isi percakapannya yang memesan cowok untuk melakukan hubungan seksual sesama jenis akan disebarkan, kalau tidak mau mengirimkan sejumlah uang kepada pelaku.
Awalnya, Kumbang melalukan BO (Booking Online) cowok melalui aplikasi khusus LGBT dan kemudian dilanjutkan ke whatsapp. Setelah harganya disepakati sebesar Rp 250 ribu. Pelaku meminta Kumbang untuk mentransfer DP (Down Payment) sebesar Rp 100 ribu. Karena curiga itu penipuan, Kumbang membatalkan kesepakatan tersebut.
Sontak saja pelaku marah dan mengancam akan menyebarkan isi percakapannya serta memberitahukan bahwa Kumbang penyuka sesama jenis alias gay atau boti.
Pelaku meminta uang Rp 750 ribu dengan janji percakapannya tidak akan disebarkan. Karena takut, Kumbang kemudian mengirim uang yang diminta oleh pelaku. Tapi pelaku kemudian meminta uang lagi Rp 250 dan Rp 500 ribu. Kumbang mau saja mentransfer uang tersebut.
Sampai akhirnya pelaku meminta uang kembali, namun Kumbang mulai sadar bahwa ia diperas lalu curhat ke Cak Sam.
Cak Sam kemudian menghubungi pelaku agar menghentikan perbuatannya, karena kalau tidak mau, maka akan dilakukan proses hukum.
Akhirnya, pelaku menghentikan perbuatannya dan Kumbang dibina oleh Cak Sam agar kembali ke jalan yang benar dengan menyukai lawan jenis.

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan