Pacaran Main Fisik Dan Toxic, Diputuskan Tak Mau Lalu Ngancam Nyakiti Dan Sering Ganggu, Janda Muda di Sampit Curhat Virtual ke Cak Sam Polda Kalteng, Pemuda Pengangguran di Sampit Dibina Dan Dimediasi Virtual
Surabaya – Bunga (26) seorang janda dengan 1 anak di Kota Sampit Kab. Kotawaringin Timur, Kalteng curhat virtual ke Cak Sam Polda Kalteng karena Kumbang (22) mantan pacarnya tidak terima diputuskan hubungan pacarannya yang sudah berjalan selama satu tahun, Minggu (14/6/2026).
Bunga memutuskan hubungannya pacarannya, karena Kumbang suka main fisik, kasar dan toxic, sehingga Bunga sudah tidak tahan lagi menjalin hubungan dengan pemuda pengangguran tersebut.
Karena diputuskan, Kumbang tidak terima lalu mengancam akan menyakiti Bunga dan akan terus mengganggu Bunga.
Cak Sam kemudian menghubungi Kumbang untuk diberikan pembinaan dan peringatan agar tidak lagi menggangu Bunga.
“Cinta tidak boleh dipaksa ! Kalau Bunga sudah tidak mau lagi pacaran denganmu, ya harus diterima. Toh, perempuan tidak cuma satu di dunia ini. Apalagi mengancam menyakiti dan melakukan kekerasan fisik, itu melanggar hukum dan bisa dipidana,” nasehat Cak Sam kepada Kumbang.
Akhirnya, Kumbang menyadari kesalahannya dan mengurungkan niatnya untuk menyakiti serta mengikhlaskan Bunga pergi dari kehidupannya.










Tinggalkan Balasan