’Kk Mo Dispongn Gakk’: Prank Ojol Oknum Boti Palangka Raya Bikin Driver Ojol Murka
BIMARAYA.COM, PALANGKA RAYA – Bukan sekadar order penumpang biasa. Seorang driver ojek online (ojol) di Kota Palangka Raya justru mendapat tawaran “spong” dari customer yang diduga oknum BOTI dengan imbalan Rp150 ribu.
Tawaran itu disampaikan customer melalui fitur chat setelah memesan layanan GrabBike. Pesan tersebut kemudian menyebar di kalangan driver ojol dan memicu reaksi sejumlah pengemudi yang merasa resah dengan modus serupa.
“Jgn otw dlu gpp. Kk mo dispongn gakk. Nnti ak ksh 150,” demikian isi pesan yang dikirim customer kepada driver ojol tersebut.
Ketua DPW Asosiasi Ojol Nusantara (AON) Kalteng, Gandy Setiawan alias Bang Gandos mengatakan, informasi mengenai kejadian tersebut diterima komunitas ojol sekitar pukul 05.00 WIB. Saat itu, driver yang menerima order sedang berada di basecamp ojol di sekitar Mie Gacoan, Jalan G Obos.
“Menurut informasi yang kami terima di grup sekitar pukul 05.00 WIB tadi, ada salah satu anggota ojol Palangka Raya, yakni mitra Grab, yang mendapatkan orderan GrabBike. Customer tersebut kemudian menghubungi driver melalui chat dan menawarkan sejumlah uang, intinya mengajak melakukan tindakan yang bersifat seksual dengan imbalan Rp150 ribu,” kata Gandos.
Mengetahui isi percakapan tersebut, salah satu driver kemudian berinisiatif mendatangi lokasi customer di kawasan Jalan Ir Soekarno. Customer yang diketahui berada di sebuah kos-kosan itu didatangi sejumlah driver ojol untuk diberikan teguran. Sempat terjadi cekcok antara kedua pihak, namun situasi tidak sampai berujung kekerasan.
“Setelah mengetahui adanya orderan dan chat tersebut, salah satu driver berinisiatif mendatangi lokasi customer untuk memberikan teguran. Sempat terjadi cekcok, tetapi tidak sampai terjadi kekerasan. Saya juga sudah mengingatkan teman-teman di lapangan agar tidak terpancing emosi dan tidak menggunakan kekerasan,” tegasnya.
Usai didatangi, customer tersebut kemudian dibawa ke Polresta Palangka Raya dan diserahkan kepada pihak kepolisian. Mediasi selanjutnya dilakukan Unit Reskrim bersama Unit PPA Polresta Palangka Raya. Dalam mediasi tersebut, yang bersangkutan disebut meminta maaf dan membuat surat pernyataan untuk tidak mengulangi perbuatannya maupun mengganggu driver ojol.
Gandos mengaku sempat bertemu langsung dengan customer tersebut. Ia meminta agar para driver tidak diganggu ketika sedang mencari nafkah, terlebih kondisi kabut asap saat ini membuat orderan ojol ikut terdampak.
“Saya sempat bertemu langsung dengan yang bersangkutan pagi tadi. Saya sampaikan agar jangan mengganggu kami ketika sedang bekerja. Apalagi dalam kondisi kabut asap seperti sekarang, orderan juga sedang sulit. Kami bekerja untuk mencari nafkah dan memenuhi kebutuhan keluarga di rumah,” ungkapnya.
Menurut Gandos, informasi mengenai customer yang memberikan order atau pesan tidak wajar sebenarnya beberapa kali muncul di kalangan driver ojol. Namun, ia menegaskan persoalan tersebut harus tetap diselesaikan secara tertib dan tidak dengan kekerasan.
“Yang bersangkutan kemudian meminta maaf dan membuat surat pernyataan. Dalam surat itu, dia berjanji tidak akan mengulangi perbuatannya. Apabila kembali melakukan hal serupa, dia menyatakan siap diproses sesuai hukum yang berlaku,” pungkasnya.
Sementara itu, oknum boti mengakui kesalahannya dan membuat video permintaan maaf atas perbuatan yang telah dilakukannya tersebut.
Ia memohon maaf yang sebesar-besarnya untuk para Ojol di Kota Palangka Raya yang sudah dibuat resah.
“Saya juga khilaf dan secara tidak sengaja dalam pikiran saya terlintas yang tidak senonoh,” sebutnya.
Ia juga berjanji tidak akan mengulangi perbuatannya tersebut. Sekali lagi ia mengucapkan minta maaf atas kegaduhan dan keresahan yang terjadi.
“Jika di kemudian hari atau setiap saya order Ojol, saya berjanji tidak akan membuat ajakan seperti itu lagi tapi saya order Ojo untuk transportasi atau saya beli makan itu diterima aja,” tutupnya.
Sumber: Kalteng.co
Ikuti Bimaraya.com di WhatsApp
Dapatkan berita terbaru, informasi penting, dan update terkini dari Bimaraya.com langsung melalui saluran WhatsApp resmi kami.
Ikuti Saluran WhatsAppDukung Jurnalisme Independen Bimaraya
Agar berita terbaru, investigasi, dan informasi penting dari Bimaraya.com lebih mudah ditemukan di Google, jadikan kami sebagai Sumber Pilihan (Preferred Source).
⭐ Jadikan Bimaraya Sumber Pilihan





Tinggalkan Balasan