Bima Raya

Mengabarkan Lebih Luas

Gubernur Kalteng Tegaskan Keberhasilan Pejabat Diukur dari Dampak Nyata ke Masyarakat

Gubernur Kalteng H. Agustiar Sabran saat melantik 234 Pejabat, Tekankan Kinerja Nyata dan Pelayanan Publik. (Foto: MMCKalteng)

BIMARAYA.COM, PALANGKA RAYA – Gubernur Kalimantan Tengah (Kalteng) Agustiar Sabran melantik 234 pejabat administrator dan pejabat pengawas di lingkungan Pemerintah Provinsi Kalimantan Tengah di Aula Jayang Tingang, Kantor Gubernur Kalteng, Senin (12/10/2026). Dalam pelantikan tersebut, Agustiar meminta para pejabat meningkatkan integritas, kinerja, dan kualitas pelayanan publik.

Dari total pejabat yang dilantik, sebanyak 111 orang merupakan pejabat administrator dan 123 lainnya pejabat pengawas. Pelantikan itu dilaksanakan berdasarkan Keputusan Gubernur Kalimantan Tengah Nomor 100.3.3.1/268/2026 tentang Pelantikan Pejabat Administrator dan Pejabat Pengawas di lingkungan Pemerintah Provinsi Kalimantan Tengah.

Dalam sambutannya, Agustiar meminta para pejabat menjalankan amanah dengan penuh tanggung jawab, profesionalisme, dan dedikasi. Ia menegaskan, keberhasilan seorang pejabat tidak cukup diukur dari jabatan yang diduduki, tetapi juga dari kontribusi dan hasil kerja yang dirasakan masyarakat.

“Keberhasilan seorang pejabat tidak diukur dari tingginya jabatan, tetapi dari kontribusi, kemampuan menyelesaikan persoalan, dan hasil kerja yang dirasakan langsung oleh masyarakat,” ujar Agustiar.

Agustiar Tekankan Kualitas Pelayanan Publik

Agustiar menyebut kualitas pelayanan, kecepatan penyelesaian urusan, pemerataan pembangunan, serta kehadiran pemerintah saat dibutuhkan sebagai tolok ukur kinerja pemerintahan.

Karena itu, ia meminta seluruh pejabat menjadikan visi dan misi Gubernur dan Wakil Gubernur Kalteng sebagai pedoman dalam menyusun serta menjalankan program kerja. Setiap kegiatan perangkat daerah harus memiliki sasaran yang jelas, indikator terukur, dan tahapan pelaksanaan yang realistis agar hasil pembangunan dapat dievaluasi secara objektif.

“Jangan bekerja dengan pola kerja rutin dan standar, tetapi harus bekerja lebih cepat, lebih terukur, dan lebih responsif terhadap persoalan masyarakat,” katanya.

Ia juga meminta para pejabat mengelola Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) secara efisien, transparan, dan tepat sasaran. Menurut Agustiar, setiap rupiah anggaran harus dipertanggungjawabkan dan memberikan manfaat optimal bagi masyarakat.

Koordinasi Antar-OPD dan Evaluasi Kinerja ASN

Selain meningkatkan kinerja masing-masing perangkat daerah, Agustiar mendorong penguatan koordinasi dan kolaborasi antarorganisasi perangkat daerah (OPD). Sinergi tersebut diperlukan untuk menangani berbagai persoalan pembangunan di Kalteng, mulai dari pendidikan, kesehatan, infrastruktur, pengentasan kemiskinan, pengembangan ekonomi, hingga peningkatan kualitas sumber daya manusia.

Agustiar juga menekankan pentingnya evaluasi sebagai bagian dari budaya kerja aparatur sipil negara (ASN). Evaluasi berkala diperlukan untuk mengukur pencapaian program, mengidentifikasi kendala, dan memperbaiki pelaksanaan kegiatan.

Melalui langkah tersebut, Pemerintah Provinsi Kalimantan Tengah diharapkan dapat meningkatkan efektivitas penyelenggaraan pemerintahan dan memperbaiki kualitas pelayanan kepada masyarakat.

Dengan pelantikan 234 pejabat tersebut, Agustiar mengarahkan jajaran Pemprov Kalteng untuk memperkuat akuntabilitas, meningkatkan capaian program, dan memastikan kebijakan pemerintah memberikan dampak nyata bagi masyarakat. (red)

📢

Ikuti Bimaraya.com di WhatsApp

Dapatkan berita terbaru, informasi penting, dan update terkini dari Bimaraya.com langsung melalui saluran WhatsApp resmi kami.

Ikuti Saluran WhatsApp
📰

Dukung Jurnalisme Independen Bimaraya

Agar berita terbaru, investigasi, dan informasi penting dari Bimaraya.com lebih mudah ditemukan di Google, jadikan kami sebagai Sumber Pilihan (Preferred Source).

⭐ Jadikan Bimaraya Sumber Pilihan
Gratis • Hanya membutuhkan satu klik • Dapat diubah kapan saja

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Belum ada komentar disini
Jadilah yang pertama berkomentar disini