DPC PKB Palangka Raya Buka Rekrutmen Kader, Rusdiansyah Ajak Anak Muda Tak Alergi Politik
BIMARAYA.COM, PALANGKA RAYA – Dewan Pimpinan Cabang (DPC) Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) Kota Palangka Raya membuka rekrutmen kader secara terbuka melalui media sosial untuk memperkuat struktur kepengurusan di tingkat kecamatan hingga kelurahan. Rekrutmen ini memprioritaskan generasi muda berusia di bawah 35 tahun serta mendorong keterwakilan perempuan minimal 30 persen.
Ketua DPC PKB Kota Palangka Raya periode 2026–2031, Rusdiansyah yang akrab disapa Uwah, mengatakan langkah tersebut menjadi bagian dari upaya regenerasi kepemimpinan politik di Kota Palangka Raya.
“Kami ingin mengajak generasi muda, khususnya di Palangka Raya, untuk bergabung dengan PKB. Jangan alergi terhadap politik, karena seluruh regulasi dan tata kelola bernegara diatur melalui proses politik,” ujar Rusdiansyah usai menghadiri Rapat Paripurna ke-9 DPRD Kota Palangka Raya, Senin (12/10/2026).
PKB PRIORITASKAN REGENERASI KADER MUDA
Rusdiansyah mengatakan, keterlibatan generasi muda dalam partai politik masih menghadapi tantangan. Berdasarkan dialognya dengan sejumlah pemuda, ia menemukan masih adanya stigma dan keengganan untuk terlibat dalam aktivitas politik praktis.
Menurut dia, partisipasi anak muda diperlukan untuk menyiapkan calon pemimpin daerah maupun nasional pada masa mendatang.
“Kami ini mungkin hanya satu periode memegang kepengurusan. Selanjutnya adalah giliran yang muda-muda. Jika anak muda tidak mau terlibat, bagaimana regenerasi pimpinan daerah maupun negara ke depan?” katanya.
Mengacu pada petunjuk pelaksanaan (juklak) dan petunjuk teknis (juknis) partai, PKB memprioritaskan kader berusia di bawah 35 tahun untuk mengisi kepengurusan Dewan Pengurus Anak Cabang (DPAC) di tingkat kecamatan hingga Dewan Pengurus Ranting (DPRT) di tingkat kelurahan.
Selain regenerasi usia, partai juga memberi perhatian terhadap keterwakilan perempuan minimal 30 persen dalam proses penyusunan kepengurusan.
JUMLAH PENDAFTAR TIDAK DIBATASI
Rusdiansyah menjelaskan, struktur kepengurusan DPAC dan DPRT idealnya diisi minimal 21 orang di setiap wilayah. Namun, jumlah warga yang ingin bergabung tidak dibatasi selama mengikuti ketentuan organisasi.
“Secara aturan minimal 21 pengurus tiap Ranting di 30 kelurahan, tapi jumlahnya tidak dibatasi, bahkan 100 orang pun boleh. Saat ini sudah ada beberapa yang mendaftar melalui sekretariat DPC, baik laki-laki maupun perempuan,” ujar Rusdiansyah.
Ia mengatakan, pendaftaran telah menerima sejumlah calon kader melalui sekretariat DPC PKB Kota Palangka Raya. Rekrutmen tersebut terbuka bagi laki-laki maupun perempuan yang ingin terlibat dalam kegiatan partai.
PKB SIAPKAN KONSOLIDASI RUTIN
Selain memperkuat struktur organisasi, Rusdiansyah menyatakan ingin menjaga aktivitas partai agar berjalan secara konsisten di luar masa pemilihan umum.
Ia menyebut PKB sebagai partai nasionalis-religius yang terbuka bagi masyarakat dari berbagai latar belakang suku, agama, dan ras.
“Ke depan kami tidak ingin PKB vakum dan hanya menyapa kader lima tahun sekali menjelang pemilu. Kami agendakan pertemuan rutin tahunan antara DPAC dan DPRT sebagai wadah konsolidasi serta menyerap aspirasi langsung dari masyarakat kelurahan,” tuturnya.
Melalui rekrutmen terbuka dan pertemuan rutin tersebut, DPC PKB Kota Palangka Raya menargetkan penguatan kepengurusan hingga tingkat kelurahan sekaligus memperluas keterlibatan masyarakat dalam aktivitas politik di daerah. (red)
Ikuti Bimaraya.com di WhatsApp
Dapatkan berita terbaru, informasi penting, dan update terkini dari Bimaraya.com langsung melalui saluran WhatsApp resmi kami.
Ikuti Saluran WhatsAppDukung Jurnalisme Independen Bimaraya
Agar berita terbaru, investigasi, dan informasi penting dari Bimaraya.com lebih mudah ditemukan di Google, jadikan kami sebagai Sumber Pilihan (Preferred Source).
⭐ Jadikan Bimaraya Sumber Pilihan





Tinggalkan Balasan