Bush Valentino Lambung Serukan Persatuan dan Aksi Nyata Hadapi Karhutla di Kalteng
BIMARAYA.COM, PALANGKA RAYA – Ketua Majelis Pimpinan Cabang (MPC) Pemuda Pancasila Kota Palangka Raya, Bush Valentino Lambung, menyerukan persatuan masyarakat Kalimantan Tengah (Kalteng) dan langkah konkret untuk menghadapi kebakaran hutan dan lahan (karhutla) yang berdampak terhadap kualitas udara serta kesehatan warga.
Seruan tersebut disampaikan Bush Valentino secara terbuka pada 12 Oktober 2026 di Palangka Raya, dengan pesan utama “Kalteng Harus Satu Suara”. Bush mengajak seluruh elemen masyarakat untuk mengesampingkan perbedaan suku, agama, dan organisasi demi mencapai tujuan bersama, yakni melindungi masyarakat dari dampak kabut asap.
Dalam seruannya, Bush menekankan bahwa keselamatan rakyat harus menjadi prioritas. Ia juga menyerukan agar penanganan karhutla tidak hanya berfokus pada pemadaman api, tetapi turut memperhatikan kesehatan masyarakat, keselamatan anak-anak, serta perlindungan kelompok rentan.
TUJUH LANGKAH PENANGANAN KARHUTLA
Bush mengusulkan tujuh langkah konkret yang dinilai perlu diperkuat dalam penanganan karhutla di Kalimantan Tengah.
Pertama, memperkuat operasi pemadaman melalui jalur darat dan udara. Kedua, melindungi kesehatan masyarakat, terutama anak-anak, ibu hamil, lansia, dan kelompok rentan lainnya.
Ketiga, menyediakan masker, layanan kesehatan, dan rumah oksigen bagi masyarakat yang terdampak kabut asap. Keempat, menjamin keselamatan dan keberlangsungan pendidikan anak-anak di tengah kondisi karhutla.
Kelima, mendorong penegakan hukum yang tegas, objektif, dan transparan terhadap pelanggaran terkait kebakaran hutan dan lahan. Keenam, memastikan dukungan anggaran dan bantuan bagi masyarakat terdampak. Ketujuh, memperkuat koordinasi nasional serta evaluasi terhadap skala penanganan karhutla.
Rangkaian usulan tersebut menempatkan penanganan karhutla sebagai persoalan lintas sektor yang membutuhkan keterlibatan pemerintah, aparat penegak hukum, tenaga kesehatan, lembaga pendidikan, dan masyarakat.
AJAK PEMERINTAH PERKUAT SINERGI
Selain mendorong keterlibatan masyarakat, Bush meminta penguatan sinergi antara pemerintah daerah dan pemerintah pusat dalam menangani karhutla.
Menurut Bush, upaya tersebut tidak dimaksudkan untuk mempertentangkan pemerintah daerah dengan pemerintah pusat. Sebaliknya, koordinasi antarlembaga dinilai penting agar penanganan bencana berjalan lebih efektif dan kebutuhan masyarakat dapat terpenuhi.
Bush juga menegaskan pentingnya hak masyarakat untuk menghirup udara bersih. Pesan itu menjadi penekanan bahwa penanganan karhutla harus mempertimbangkan dampak langsung terhadap kehidupan warga, bukan semata-mata berorientasi pada pemadaman titik api.
Melalui seruan tersebut, Bush mengajak masyarakat Kalimantan Tengah menjaga persatuan dan mengutamakan kepentingan bersama di tengah ancaman karhutla.
Slogan “Huma Betang, Belom Bahadat, Isen Mulang” turut disampaikan Bush sebagai pengingat nilai kebersamaan, penghormatan terhadap sesama, dan semangat pantang menyerah yang menjadi bagian dari identitas masyarakat Kalimantan Tengah.
Seruan itu ditutup Bush dengan ajakan agar masyarakat Kalteng bersatu dan Indonesia memberikan perhatian terhadap dampak karhutla, terutama dalam upaya melindungi keselamatan serta kesehatan warga. (red)
Ikuti Bimaraya.com di WhatsApp
Dapatkan berita terbaru, informasi penting, dan update terkini dari Bimaraya.com langsung melalui saluran WhatsApp resmi kami.
Ikuti Saluran WhatsAppDukung Jurnalisme Independen Bimaraya
Agar berita terbaru, investigasi, dan informasi penting dari Bimaraya.com lebih mudah ditemukan di Google, jadikan kami sebagai Sumber Pilihan (Preferred Source).
⭐ Jadikan Bimaraya Sumber Pilihan





Tinggalkan Balasan