Forum Literasi Bawaslu: Mahasiswa Harus Jadi Garda Depan Awasi Pemilu
BIMARAYA, PALANGKA RAYA – Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) RI bersama Bawaslu Kota Palangka Raya menggelar forum literasi keterbukaan informasi publik terkait pengawasan Pemilu dan Pemilihan di Universitas PGRI Palangka Raya, Selasa (2/9/2025).
Acara ini diikuti mahasiswa, dosen, dan berbagai organisasi kemahasiswaan.
Tujuannya, memperkuat peran generasi muda dalam mendorong transparansi dan partisipasi publik pada proses demokrasi.
Ketua Bawaslu Kota Palangka Raya, Endrawati, menegaskan bahwa keterbukaan informasi publik merupakan kewajiban setiap lembaga publik, termasuk Bawaslu.
“Masyarakat punya hak untuk meminta informasi, baik itu informasi berkala, rutin, maupun langsung. Kecuali untuk informasi yang memang dikecualikan,” ujarnya.
Endrawati menjelaskan, Bawaslu Palangka Raya sudah memiliki Pejabat Pengelola Informasi dan Dokumentasi (PPID).
Melalui PPID, masyarakat bisa mengetahui berbagai data, seperti jumlah pelanggaran Pemilu maupun informasi lain yang bersifat terbuka.
“Kalau ingin bersurat boleh, tapi masyarakat juga bisa langsung mengaksesnya,” katanya.
Ia menekankan, Bawaslu harus transparan dalam menjalankan fungsi pengawasan.
“Sebagai badan publik, kami wajib terbuka. Itu bagian dari memberikan hak masyarakat untuk mendapatkan informasi yang mereka perlukan, terutama yang terkait Pemilu dan pengawasan,” ujar Endrawati.
Ikuti Bimaraya.com di WhatsApp
Dapatkan berita terbaru, informasi penting, dan update terkini dari Bimaraya.com langsung melalui saluran WhatsApp resmi kami.
Ikuti Saluran WhatsAppDukung Jurnalisme Independen Bimaraya
Agar berita terbaru, investigasi, dan informasi penting dari Bimaraya.com lebih mudah ditemukan di Google, jadikan kami sebagai Sumber Pilihan (Preferred Source).
⭐ Jadikan Bimaraya Sumber Pilihan





Tinggalkan Balasan