Bima Raya

Mengabarkan Lebih Luas

Besaran Belanja Lampaui Pendapatan Daerah

Ketua DPRD Kota Palangka Raya, Subandi

BIMARAYA, PALANGKA RAYA – DPRD Kota Palangka Raya menyepakati Rancangan Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) Tahun 2026 dengan total belanja daerah yang lebih besar dibandingkan pendapatan. Besaran belanja tersebut melampaui pendapatan daerah yang sebelumnya ditetapkan sebesar Rp1,19 triliun lebih.

“Belanja daerah yang telah disepakati bersama dalam APBD 2026 mencapai lebih dari Rp1,22 triliun. Selisih antara pendapatan dan belanja itulah yang menyebabkan terjadinya defisit anggaran sebesar Rp29,84 miliar” ucap Ketua DPRD Kota Palangka Raya, Subandi, Jumat (3/1/2026).

Meski mencatatkan defisit, DPRD bersama Pemko Palangka Raya tetap memutuskan menetapkan belanja yang lebih tinggi untuk mendukung kebutuhan pembangunan daerah.

“Kebijakan ini diambil untuk memastikan program-program prioritas yang menyentuh kepentingan masyarakat tetap dapat dijalankan,” jelas Subandi.

Dia menambahkan, defisit anggaran tersebut akan ditutup melalui pemanfaatan sisa saldo anggaran tahun sebelumnya. Serta sumber pembiayaan lain yang sesuai dengan ketentuan peraturan perundang-undangan, dan APBD 2026 telah disetujui secara resmi untuk segera ditetapkan menjadi peraturan daerah.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Belum ada komentar disini
Jadilah yang pertama berkomentar disini
Exit mobile version