Ketua DPRD Palangka Raya Soroti Ancaman Radikalisme, Sekolah Diminta Jadi Benteng Utama
BIMARAYA, PALANGKA RAYA – DPRD Kota Palangka Raya menegaskan pentingnya peran sekolah sebagai benteng utama dalam mencegah masuknya paham kekerasan dan radikalisme di kalangan generasi muda, seiring derasnya arus informasi digital.
Ketua DPRD Palangka Raya, Subandi, menyatakan lembaga pendidikan tidak boleh hanya berfokus pada capaian akademik, tetapi juga harus aktif membangun karakter dan kesadaran kebangsaan siswa sejak dini.
Menurutnya, kemudahan akses konten digital saat ini membuka peluang masuknya ideologi yang bertentangan dengan nilai-nilai kebangsaan, sehingga sekolah harus hadir sebagai ruang aman bagi perkembangan mental dan moral pelajar.
“Sekolah tidak hanya fokus pada pencapaian target akademik, namun juga harus membangun karakter dan kesadaran kebangsaan yang kuat, sehingga tidak memberi ruang bagi paham-paham yang mengandung unsur kekerasan untuk meresap,” tegasnya, Selasa (27/1/2026).
Subandi menilai sekolah memiliki posisi strategis dalam upaya pencegahan dini, sebelum paham destruktif berkembang dan memengaruhi pola pikir siswa. Karena itu, pendidikan karakter dan kewarganegaraan perlu diintegrasikan secara lebih konkret dalam proses belajar-mengajar.
Selain penguatan kurikulum, Subandi juga menekankan pentingnya pemantauan terhadap dinamika sosial siswa di lingkungan sekolah, termasuk perubahan perilaku, munculnya sikap intoleran, hingga ketertarikan pada konten bermuatan kekerasan yang harus menjadi perhatian bersama.

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan