Bima Raya

Mengabarkan Lebih Luas

Tidak Terima Diputuskan Lalu Ngancam Nyebarkan Video HS, Pelajar di Kab. Kotim Curhat Virtual ke Cak Sam, Oknum Mahasiswa di Palangka Raya Dibina Dan Dimediasi Sampai Menangis Tak Mau Putus

Palangka Raya – Bunga (17) siswi SMA di Kab. Kotawaringin Timur (Kotim), Kalteng curhat virtual ke Cak Sam Polda Kalteng karena diancam oleh Kumbang (19) mantan pacarnya, Jumat (19/3/2026).

“Halo cak selamat sore, perkenalkan saya siswi SMA di kotim, saya tahu bapak dri guru saya dan lihat profil bapak di ig.. saya ada masalah dengan mantan pacar saya sekarang orgnya tinggal di palangka kuliah. saya sdh lama minta putus tp dia selalu tdk terima smpe skrng saya sdh ada yg baru dia ga terima pdhl dia gonta ganti cewe.. saya di ancam menyebarkan video berhubungan kami.. saya masih berstatus siswi SMA cak.. saya takut ini smpai terdengar org tua dan sekolah. saya benar benar buntu cak, blm ujian sekolah, saya bnr bnr hmpr putus asa cak.. curhat Bunga kepada Cak Sam.

Bunga dan Kumbang pernah pacaran selama 2 tahun, mereka berdua sekolah di SMA yang sama, Kumbang kakak kelas Bunga. Selama pacaran mereka sudah sering melakukan HS dan beberapa kali direkam oleh Kumbang. Video itulah kemudian yang dijadikan ancaman akan disebarkan oleh Kumbang karena dia tidak terima diputuskan.

Cak Sam kemudian menghubungi Kumbang untuk diberikan pembinaan dan peringatan untuk tidak menyebarkan video yang mengandung unsur pornografi karena itu melanggar hukum. Semua video yang ada di gawai atau HP Kumbang langsung dihapus.

“Kamu tidak boleh memaksakan kehendak, kalau Bunga sudah tidak mau lagi sama kamu, harus kamu terima. Cinta tidak boleh dipaksa, toh di dunia ini perempuan tidak hanya satu. Mulai dari sekarang lupakan dia dan jangan ganggu dia lagi,” nasehat Cak Sam kepada Kumbang

Kumbang hanya bisa diam dan menangis tersedu-sedu karena katanya berat melupakan Bunga.

Selanjutnya, Kumbang membuat surat perjanjian bahwa dia tidak akan mengganggu Bunga lagi dan tidak akan menyebarkan video pornografi.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Belum ada komentar disini
Jadilah yang pertama berkomentar disini
Exit mobile version