Simfoni Warna dalam Diriku: Sanggar Bataring Beri Ruang Kreativitas bagi Anak Disabilitas di Palangka Raya
BIMARAYA.COM, PALANGKA RAYA – Sanggar Seni dan Budaya Bataring menggelar perhelatan Bataring Art Exhibition #6 dengan tema “Simfoni Warna Dalam Diriku”. Kegiatan yang berlangsung di Gedung Pameran UPT Taman Budaya Kalimantan Tengah ini bertujuan untuk memberikan panggung bagi anak-anak disabilitas yang selama ini sering terpinggirkan.
Ketua Sanggar Seni dan Budaya Bataring, Donny Paul, menyampaikan bahwa pameran ini merupakan bentuk apresiasi terhadap potensi luar biasa yang dimiliki oleh anak-anak berkebutuhan khusus.
“Maksud dan tujuan pameran ini adalah untuk mengangkat anak-anak disabilitas yang sering terlupakan. Ini momen baik bagi mereka untuk menunjukkan karya dan kemampuan mereka yang luar biasa,” ujar Donny saat diwawancarai di sela sela kegiatan workshop, Selasa (14/04/2026).
Selain pameran, rangkaian acara juga diisi dengan workshop pembuatan karya seni menggunakan teknik string art, yakni seni merangkai benang pada susunan paku untuk membentuk pola tertentu.
Donny menjelaskan bahwa teknik ini dipilih agar anak-anak dapat mengenal nilai raba dan tekstur dalam berkarya.
Sejumlah narasumber dan praktisi seni turut hadir dalam kegiatan ini, di antaranya Zamrud Setya Negara selaku Kepala Bagian Program dan Anggaran, Biro Perencanaan dan Keuangan, Kementerian Kebudayaan Republik Indonesia. Sukri Budi Dharma selaku Ketua Jogja Disability Arts, serta Danni Heriyanto sebagai profesional seni. Kegiatan ini juga dipandu oleh moderator Aldia Wulandari.
Melalui kegiatan ini, peserta diajarkan membuat berbagai bentuk seperti tumbuhan dan hewan melalui media benang dan paku.
Antusiasme masyarakat terhadap karya anak-anak ini cukup tinggi. Pameran yang berlangsung dari tanggal 13 hingga 19 April 2026 ini rencananya tidak hanya berhenti di Taman Budaya. Donny mengungkapkan bahwa pihaknya telah berkoordinasi dengan Kepala Bandara Tjilik Riwut, I Made Darmawan, untuk memboyong karya-karya tersebut ke area bandara.
“Pihak bandara sangat antusias. Rencananya pameran di Bandara Tjilik Riwut akan dilaksanakan dalam waktu dekat, mungkin bulan depan atau setelah rangkaian kegiatan ini selesai, menyesuaikan jadwal dari pihak bandara,” tutup Donny.
Bagi masyarakat yang ingin melihat langsung keindahan “Simfoni Warna” karya anak-anak disabilitas, pameran di Gedung UPT Taman Budaya masih terbuka untuk umum hingga hari Minggu mendatang, mulai pukul 09.00 hingga 20.00 WIB. (red)

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan