Jelang May Day 2026, Polda Kalteng Matangkan Pengamanan dan Pastikan Kamtibmas Tetap Kondusif
BIMARAYA.COM, PALANGKA RAYA – Menjelang peringatan Hari Buruh Internasional atau May Day tahun 2026, Kepolisian Daerah Kalimantan Tengah (Polda Kalteng) melakukan persiapan matang guna menjamin situasi keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas). Persiapan tersebut diwujudkan melalui Latihan Olah Strategi, Gladi Posko, dan Tactical Floor Game (TFG) yang digelar di Lapangan Ditsamapta Polda Kalteng, Rabu (22/04/2026) pagi.
Kapolda Kalteng, Irjen Pol Iwan Kurniawan, dalam sambutannya menekankan bahwa peringatan May Day merupakan momen tahunan yang memerlukan atensi khusus. Hal ini dikarenakan potensi adanya pengerahan massa dalam penyampaian aspirasi di muka umum.
“Diperlukan kesiapsiagaan, perencanaan yang matang, serta sinergi yang kuat dari seluruh unsur yang terlibat dalam pengamanan,” ujar Irjen Pol Iwan Kurniawan saat menyampaikan amanatnya pada Apel kegiatan.
Menurut Kapolda, simulasi TFG dan Gladi Posko ini sangat krusial sebagai bagian dari manajemen operasi. Tujuannya adalah untuk menguji rencana pengamanan, menyamakan persepsi antar satuan tugas, serta memastikan koordinasi taktis di lapangan berjalan tanpa kendala.
Kapolda juga menginstruksikan jajarannya untuk mampu menghadapi berbagai skenario, mulai dari situasi normal hingga situasi kontinjensi (darurat).
“Melalui simulasi ini, diharapkan setiap satuan tugas mampu memahami peran, tanggung jawab, dan cara bertindak. Termasuk mengantisipasi skenario terburuk yang mungkin terjadi di lapangan,” tegasnya.
Dalam arahannya, Irjen Pol Iwan Kurniawan menyampaikan lima poin penting sebagai pedoman personel, yakni pemahaman tugas pokok (tupoksi), optimalisasi sinergi antar satgas, penerapan pendekatan yang humanis namun tegas, evaluasi berkelanjutan terhadap potensi gangguan, serta menjaga disiplin dan kesiapan logistik.
Ia juga berpesan agar seluruh personel tetap mengedepankan langkah preventif dalam mengawal aksi unjuk rasa nantinya, sembari tetap mematuhi Standar Operasional Prosedur (SOP) yang berlaku.
“Jadikan kegiatan ini sebagai sarana meningkatkan profesionalisme dan soliditas dalam memberikan perlindungan serta pelayanan terbaik kepada masyarakat, sehingga May Day di Kalimantan Tengah berjalan aman dan kondusif,” pungkasnya. (red)

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan