Bima Raya

Mengabarkan Lebih Luas

Terjebak Love Scamming Rp 15 Juta Melayang. Dosen Muda di Palangka Raya Kenal Polisi Gadungan di Tinder Diajak Pacaran Online Dan VCS Lalu Diancam Disebarkan Video Syurnya Curhat ke Cak Sam Polda Kalteng

Palangka Raya – Bunga (29) dosen muda di salah satu universitas ternama di Kota Palangka Raya curhat ke Cak Sam Polda Kalteng karena diancam akan disebarkan video syurnya oleh seseorang yang dikenalnya melalui aplikasi pertemanan Tinder, Jumat (28/8/2026).

Pelaku yang mengaku sebagai anggota Polri berdinas di Banjarmasin tersebut, merayu Bunga untuk menjalin pacaran online dan mau menikahi Bunga, hingga membujuk Bunga untuk melakukan video call sex (VCS). Saat VCS, tanpa sepengetahuan Bunga direkam layar oleh pelaku.

Besoknya, ada seseorang yang mengaku atasan pelaku, bahwa pelaku kena razia provos dan ditemukan di gawai atau handphonenya ada video syur Bunga. Agar kasus tersebut tidak diproses hukum, Bunga disuruh mentransfer uang Rp 15 juta. Karena takut dan panik, Bunga langsung mentransfer uang yang diminta tersebut.

Setelah itu, Bunga kembali dihubungi agar mentransfer uang Rp 10 juta untuk diberikan ke media, supaya kasus tersebut tidak diberitakan. Namun, Bunga tidak mau lagi mengirimkan uang dan pelaku kemudian mengancam akan menyebarkan video syur Bunga.

Karena takut tersebar, Bunga kemudian curhat ke Cak Sam Polda Kalteng untuk mendapatkan jalan terbaiknya.

Cak Sam menyarankan kepada Bunga agar membuat laporan resmi ke Polda agar kasus tersebut bisa diproses hukum. Namun Bunga tidak mau karena merasa malu atas kasus tersebut, mengingat dirinya seorang dosen. Bunga meminta tolong Cak Sam agar video syur tersebut tidak jadi disebarkan pelaku.

Cak Sam kemudian menghubungi pelaku untuk diberikan peringatan agar menghapus video tersebut dan tidak menyebarkannya, karena kalau sampai disebarkan, maka kasus ini akan diproses hukum.

Pelaku akhirnya menghapus video tersebut dan mengurungkan niatnya untuk menyebarkan.

Cak Sam juga memberikan pembinaan kepada Bunga agar tidak lagi melakukan VCS dengan siapapun apalagi dengan orang yang beru dikenal di dunia maya karena VCS bisa direkam layar serta akan dijadikan alat pengancaman dan pemerasan.

📢

Ikuti Bimaraya.com di WhatsApp

Dapatkan berita terbaru, informasi penting, dan update terkini dari Bimaraya.com langsung melalui saluran WhatsApp resmi kami.

Ikuti Saluran WhatsApp
📰

Dukung Jurnalisme Independen Bimaraya

Agar berita terbaru, investigasi, dan informasi penting dari Bimaraya.com lebih mudah ditemukan di Google, jadikan kami sebagai Sumber Pilihan (Preferred Source).

⭐ Jadikan Bimaraya Sumber Pilihan
Gratis • Hanya membutuhkan satu klik • Dapat diubah kapan saja

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Belum ada komentar disini
Jadilah yang pertama berkomentar disini