Bima Raya

Mengabarkan Lebih Luas

Mesin 500 kVA Belum Beroperasi, Listrik di Lamandau Masih Sering Padam

Mesin pembangkit di PLTD Kudangan, Kabupaten Lamandau, yang hingga kini belum dapat dioperasikan karena kendala teknis. (ISTIMEWA)

BIMARAYA.COM, LAMANDAU – Pemadaman listrik yang berulang di sejumlah wilayah Kabupaten Lamandau kembali menjadi perhatian masyarakat. Kondisi ini terjadi di tengah belum beroperasinya dua unit mesin pembangkit berkapasitas masing-masing 500 kVA yang didatangkan dari Jakarta dan direlokasi ke PLTD Kudangan.

Pemadaman listrik dikeluhkan warga di Desa Penyombaan, Lopus, Riam Penahan, Sungai Tuat, hingga Penopa. Masyarakat berharap kehadiran dua mesin tersebut dapat memperkuat pasokan listrik dan mengurangi gangguan yang selama ini terjadi.

Namun, berdasarkan konfirmasi kepada pihak PLTD Kudangan, kedua mesin tersebut hingga kini belum dapat dioperasikan karena masih menghadapi kendala teknis.

Satu unit mesin merek Cummins dilaporkan mengalami masalah tekanan oli rendah dan mengeluarkan suara kasar dari bagian dalam mesin. Sementara itu, satu unit lainnya masih dalam tahap perakitan.

Pihak PLTD Kudangan juga membenarkan bahwa kedua mesin yang didatangkan dari Jakarta tersebut merupakan mesin bekas.

Kondisi ini menjadi perhatian masyarakat, terutama terkait kesiapan mesin sebelum didatangkan dan direlokasi ke PLTD Kudangan. Pasalnya, kedua unit tersebut diharapkan dapat membantu mengatasi keterbatasan pasokan listrik di sejumlah wilayah Lamandau.

Di sisi lain, pihak PLTD Kudangan menjelaskan bahwa ketiadaan mesin cadangan menjadi salah satu kendala dalam menjaga pasokan listrik tetap stabil. Ketika mesin yang sedang beroperasi mengalami gangguan, pemadaman tidak dapat dihindari.

“Benar, kami tidak memiliki mesin cadangan. Kalau terjadi gangguan, pasti padam,” ungkap pihak PLTD Kudangan saat dikonfirmasi.

Untuk mengatasi gangguan tersebut, pihak PLTD Kudangan menyatakan akan memaksimalkan upaya perbaikan. Tim pemeliharaan juga biasanya didatangkan untuk membantu menangani permasalahan pada mesin pembangkit.

Meski demikian, hingga kini belum ada kepastian mengenai waktu penyelesaian perbaikan dan perakitan kedua mesin berkapasitas 500 kVA tersebut, termasuk kapan keduanya dapat mulai beroperasi.

Masyarakat berharap penanganan persoalan kelistrikan di Lamandau dapat segera dituntaskan. Selain penjelasan mengenai penyebab pemadaman, kepastian mengenai langkah perbaikan dan target waktu penyelesaian juga dinilai penting untuk memberikan kejelasan kepada pelanggan.

Kesiapan mesin sebelum dioperasikan, termasuk proses pemeriksaan kelayakan dan pemeliharaan, turut menjadi hal yang perlu mendapat perhatian. Informasi mengenai tahapan tersebut diharapkan dapat memberikan gambaran yang lebih jelas mengenai kendala yang dihadapi.

Dengan adanya penanganan yang terarah dan keterbukaan informasi, masyarakat berharap pasokan listrik di sejumlah desa di Kabupaten Lamandau dapat kembali stabil sehingga aktivitas sehari-hari tidak terus terganggu akibat pemadaman. (red)

📢

Ikuti Bimaraya.com di WhatsApp

Dapatkan berita terbaru, informasi penting, dan update terkini dari Bimaraya.com langsung melalui saluran WhatsApp resmi kami.

Ikuti Saluran WhatsApp
📰

Dukung Jurnalisme Independen Bimaraya

Agar berita terbaru, investigasi, dan informasi penting dari Bimaraya.com lebih mudah ditemukan di Google, jadikan kami sebagai Sumber Pilihan (Preferred Source).

⭐ Jadikan Bimaraya Sumber Pilihan
Gratis • Hanya membutuhkan satu klik • Dapat diubah kapan saja

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Belum ada komentar disini
Jadilah yang pertama berkomentar disini