Bima Raya

Mengabarkan Lebih Luas

Menyamar Sebagai Relawan Damkar untuk Minta Sumbangan, Seorang Pria Berinisial AS Berakhir Bonyok Diamuk Massa

Pria berinisial AS diamankan setelah diduga meminta sumbangan dengan mengatasnamakan relawan BPK di Kota Palangka Raya. Foto: IST

BIMARAYA.COM, PALANGKA RAYA – Seorang pria berinisial AS diamankan warga bersama tim relawan Barisan Pemadam Kebakaran (BPK) di sebuah toko furnitur di Jalan Murjani, Kelurahan Pahandut, Kota Palangka Raya, Kamis (22/10/2026). AS diduga melakukan penipuan dengan modus meminta sumbangan menggunakan identitas dan proposal palsu yang mengatasnamakan BPK YSR. Dari aksinya di sejumlah tempat usaha, pria tersebut disebut berhasil mengumpulkan uang hingga Rp18,4 juta.

Anggota BPK Anjansu, Bilal (23), mengatakan pemilik toko awalnya mengetahui dugaan modus tersebut sebelum berkoordinasi dengan tim relawan untuk mengamankan AS.

Menurut Bilal, pemilik toko meminta AS kembali pada sore hari. Setelah sempat ditunggu dan tidak kunjung datang, AS akhirnya kembali ke toko tersebut pada Kamis sore.

Pemilik toko kemudian menghubungi tim relawan saat AS tiba. Pria tersebut berhasil diamankan sebelum dibawa ke Polsek Pahandut untuk menjalani pemeriksaan.

Berdasarkan rekaman kamera pengawas atau CCTV milik pemilik toko, AS terlihat menunjukkan sebuah proposal kepada calon korban. Dokumen tersebut diduga telah dimodifikasi dengan mengganti nama, cap, dan tanda tangan untuk meyakinkan masyarakat, dirinya merupakan relawan BPK.

Selain meminta sumbangan dengan mengatasnamakan organisasi pemadam kebakaran, AS juga diduga mengintimidasi calon donatur yang menolak memberikan uang.

“Kalau tidak dikasih, menurut informasi, dia mengancam dan marah-marah,” ujar Bilal.

Saat diamankan, warga menemukan sebilah pisau dan pistol mainan yang diduga digunakan untuk menakut-nakuti korban. Namun, dugaan penggunaan kedua benda tersebut masih memerlukan pendalaman lebih lanjut oleh kepolisian.

Kapolsek Pahandut, AKP Iyudi Hartanto, membenarkan AS telah diamankan di Polsek Pahandut terkait dugaan penipuan dengan modus meminta sumbangan untuk relawan BPK.

Ia menjelaskan, AS mengaku sebagai anggota BPK saat meminta sumbangan kepada sejumlah toko dan masyarakat di Kota Palangka Raya. Untuk meyakinkan calon korban, AS membawa proposal dan mengaku sebagai salah satu relawan pemadam kebakaran.

Polisi masih memeriksa AS untuk mendalami dugaan penipuan tersebut. Petugas juga mengamankan sepeda motor milik terduga pelaku sebagai bagian dari penanganan perkara.

Selain menjalani pemeriksaan, AS menjalani pengecekan kondisi kesehatan di Rumah Sakit Bhayangkara Palangka Raya.

Kepolisian masih mendalami perkara tersebut, termasuk dugaan penggunaan identitas organisasi dan pengumpulan uang dari sejumlah tempat usaha di Kota Palangka Raya. (red)

📢

Ikuti Bimaraya.com di WhatsApp

Dapatkan berita terbaru, informasi penting, dan update terkini dari Bimaraya.com langsung melalui saluran WhatsApp resmi kami.

Ikuti Saluran WhatsApp
📰

Dukung Jurnalisme Independen Bimaraya

Agar berita terbaru, investigasi, dan informasi penting dari Bimaraya.com lebih mudah ditemukan di Google, jadikan kami sebagai Sumber Pilihan (Preferred Source).

⭐ Jadikan Bimaraya Sumber Pilihan
Gratis • Hanya membutuhkan satu klik • Dapat diubah kapan saja

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Belum ada komentar disini
Jadilah yang pertama berkomentar disini