Bima Raya

Mengabarkan Lebih Luas

DPRD Tekankan Keseimbangan Promosi dan Infrastruktur, Dorong Pasar Datah Manuah Jadi Ikon

Wakil Ketua I Komisi II DPRD Kota Palangka Raya, Hap Baperdu

BIMARAYA, PALANGKA RAYA – Gagasan pengembangan Pasar Datah Manuah dengan melibatkan content creator dan pelaku usaha mendapat respons positif dari DPRD Kota Palangka Raya. Namun, di balik dukungan tersebut, legislatif mengingatkan pentingnya keseimbangan antara strategi promosi digital dan pembenahan infrastruktur dasar pasar.

Wakil Ketua I Komisi II DPRD Kota Palangka Raya, Hap Baperdu, menilai kolaborasi lintas sektor yang diinisiasi Pemko merupakan langkah maju dalam menghadapi perubahan pola belanja masyarakat. Menurutnya, pendekatan kreatif seperti pemanfaatan konten digital menjadi peluang untuk menghidupkan kembali daya tarik pasar rakyat.

“Kami mengapresiasi inisiatif Wali Kota yang membuka ruang dialog dan kolaborasi antara pemerintah, pelaku usaha, dan komunitas kreatif. Ini langkah strategis untuk mengangkat kembali eksistensi pasar rakyat agar lebih adaptif dan menarik,” ungkapnya, Minggu (18/1/2025).

Ia menilai strategi branding kawasan pasar melalui media sosial efektif untuk menjangkau generasi muda yang selama ini cenderung beralih ke pusat perbelanjaan modern. Dengan kemasan promosi yang menarik, eksistensi pasar tradisional diyakini dapat kembali diperkuat.

Meski demikian, Hap mengingatkan agar inovasi tersebut tidak mengesampingkan persoalan mendasar yang masih dihadapi pedagang dan pengunjung. Infrastruktur seperti jalan yang rusak dan genangan air dinilai harus segera ditangani karena berdampak langsung terhadap kenyamanan dan aktivitas jual beli.

Selain itu, ia juga menyoroti wacana skema renovasi kios dengan pembebasan biaya sewa dalam jangka waktu tertentu. Menurutnya, kebijakan tersebut perlu diatur secara jelas dan transparan agar tidak menimbulkan ketimpangan atau potensi masalah di kemudian hari.

“Pengawasan harus diperkuat agar program ini tepat sasaran dan benar-benar dirasakan manfaatnya oleh pedagang,” tegasnya.

DPRD optimistis, jika pembenahan infrastruktur berjalan beriringan dengan penguatan promosi serta pelibatan aktif pelaku usaha dan komunitas kreatif, Pasar Datah Manuah berpotensi menjadi pusat ekonomi kerakyatan sekaligus ikon baru perdagangan di Kota Palangka Raya.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Belum ada komentar disini
Jadilah yang pertama berkomentar disini
Exit mobile version