DPRD Palangka Raya Ingatkan Pemko Antisipasi Dampak Arus Mudik, Infrastruktur dan Harga Jadi Perhatian
BIMARAYA, PALANGKA RAYA – Momentum arus mudik menjelang Hari Raya dinilai tidak hanya berdampak pada meningkatnya mobilitas masyarakat, tetapi juga menjadi tantangan bagi pemerintah daerah dalam memastikan kesiapan infrastruktur dan stabilitas harga kebutuhan pokok. Kondisi ini menjadi perhatian agar dampak positif ekonomi tetap terjaga tanpa menimbulkan persoalan baru di lapangan.
Sekretaris Komisi II DPRD Kota Palangka Raya, Sumadi, menegaskan bahwa lonjakan aktivitas selama arus mudik harus diantisipasi dengan langkah konkret dari pemerintah daerah. Menurutnya, tanpa kesiapan yang matang, peningkatan mobilitas justru berpotensi menimbulkan kemacetan hingga gangguan distribusi barang.
“Arus mudik memang membawa dampak ekonomi, tetapi di sisi lain pemerintah harus memastikan kesiapan infrastruktur agar tidak terjadi hambatan yang merugikan masyarakat,” ucapnya, Minggu (22/3/2026).
Ia menyebutkan, kondisi jalan, kelancaran transportasi, serta fasilitas pendukung lainnya harus benar-benar diperhatikan. Hal ini penting untuk menjamin arus mudik berjalan aman dan nyaman, sekaligus mendukung aktivitas ekonomi tetap stabil.
“Peningkatan kualitas jalan dan kelancaran transportasi menjadi hal utama yang perlu diperhatikan, agar arus orang dan barang tetap berjalan lancar,” tegasnya.
Selain infrastruktur, Sumadi juga menyoroti pentingnya menjaga stabilitas harga dan distribusi kebutuhan pokok. Menurutnya, lonjakan permintaan selama mudik seringkali memicu kenaikan harga yang dapat memberatkan masyarakat.
Ia berharap, dengan kesiapan yang optimal, momentum mudik tidak hanya berjalan lancar, tetapi juga tetap memberikan manfaat ekonomi tanpa menimbulkan gejolak di tengah masyarakat.
“Dengan pengelolaan yang baik, arus mudik bisa memberikan dampak positif tanpa mengganggu stabilitas ekonomi daerah,” pungkasnya.

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan