Diancam Kekerasan Karena Nagih Hutang Rp 6 Juta, Ibu Muda Asal Sumatera di Palangka Raya Curhat ke Cak Sam, Paman Kandung Dibina Dan Dimediasi
Palangka Raya – Bunga (26) ibu rumah tangga (IRT) warga Palangka Raya yang berasal dari Pulau Sumatera curhat ke Cak Sam Polda Kalteng karena paman kandungnya sebut saja Kumbang (50) yang sekarang juga tinggal di Palangka Raya mengancam kekerasan karena ditagih hutang.
“Hutang…. urusan ambo,dak usah pesan pesan kek orang,apo lagi nagih kek orang selain ambo,,ambo dak Suko drama,..ambo Suko aksi,ambo dak senang pake urat,ambo senang pake otot,sampai tuntas…dulu ambo Ndak selesaikan baik baik tp dak dianggap,,sekarang ambo dak do lg niat baik,dak senang ambo sikat,…hutang ambo angsur mulai THN 2027 bln 10…jlh hutang 6jt…’INGAT”…ambo idak Suko pake urat…ambo lebih Suko pake otot,” bunyi pesan whatsapp Kumbang saat ditagih suruh nyicil hutangnya.
Bunga meminta Kumbang menyicil hutangnya karena sudah 1 tahun belum dibayar, dengan cara setiap bulan membayar Rp 200 saja, tapi Kumbang keberatan dan membalas dengan nada kekerasan.
Cak Sam kemudian mempertemukan Bunga dengan pamannya didampingi Ibu Bunga dan saudaranya yang lain.
Cak Sam memberikan pembinaan dan pemahaman kepada Kumbang agar menyicil hutangnya mulai bulan depan dan jangan melakukan kekerasan karena itu melanggar hukum.
Akhirnya, Kumbang menyadari kesalahannya dan meminta maaf kepada Bunga dan Ibu Bunga serta mulai bulan depan hutang tersebut akan dicicilnya.
Ikuti Bimaraya.com di WhatsApp
Dapatkan berita terbaru, informasi penting, dan update terkini dari Bimaraya.com langsung melalui saluran WhatsApp resmi kami.
Ikuti Saluran WhatsAppDukung Jurnalisme Independen Bimaraya
Agar berita terbaru, investigasi, dan informasi penting dari Bimaraya.com lebih mudah ditemukan di Google, jadikan kami sebagai Sumber Pilihan (Preferred Source).
⭐ Jadikan Bimaraya Sumber Pilihan





Tinggalkan Balasan