Bima Raya

Mengabarkan Lebih Luas

Tergiur Tawaran Kos di TikTok, Mahasiswi di Palangka Raya Diduga Tertipu Rp675 Ribu, Curhat ke Cak Sam Polda Kalteng

PALANGKA RAYA – Niat mencari tempat tinggal untuk menunjang aktivitas perkuliahan, seorang mahasiswi berusia 19 tahun di Kota Palangka Raya justru mengaku menjadi korban dugaan penipuan dengan modus menawarkan kamar kos melalui media sosial TikTok.

Peristiwa tersebut dialami Bunga (19), warga Kabupaten Pulang Pisau yang saat ini tinggal di kawasan Kereng Bangkirai, Kota Palangka Raya, untuk menempuh pendidikan kuliah.

Merasa dirugikan, Bunga kemudian menyampaikan keluhannya melalui layanan pengaduan Cak Sam Polda Kalimantan Tengah.
Dalam curhatnya, Bunga menceritakan bahwa awalnya ia menemukan akun TikTok bernama @INFO KOST PALANGKA… yang menawarkan kamar kos untuk disewakan. Karena membutuhkan tempat tinggal dan khawatir kamar tersebut lebih dahulu disewa orang lain, ia berinisiatif melakukan pemesanan atau booking.

Saat berkomunikasi dengan pihak yang menawarkan kos, Bunga mendapat informasi bahwa kamar tersebut baru tersedia pada 2 November 2026. Untuk mengamankan kamar, ia diminta mentransfer uang tanda jadi sebesar Rp425 ribu, atau setengah dari harga sewa bulanan sebesar Rp850 ribu.

Namun, setelah melakukan pembayaran pertama, pihak tersebut kembali meminta uang sebesar Rp250 ribu dengan alasan sebagai deposit fasilitas kos.

Bunga sebenarnya sempat meminta agar diperlihatkan kuitansi pembayaran terlebih dahulu. Akan tetapi, pihak yang menawarkan kos berdalih bahwa kuitansi diberikan secara digital setelah seluruh pembayaran, termasuk deposit, ditransfer.
Karena percaya dengan penjelasan tersebut, Bunga akhirnya kembali mentransfer uang sebesar Rp250 ribu. Dengan demikian, total uang yang telah dikirim mencapai Rp675 ribu.

Tidak lama setelah transfer kedua, pihak tersebut mengirimkan sebuah kode QR yang diklaim sebagai sarana untuk mengunduh kuitansi pembayaran.
Awalnya, Bunga mencoba memindai kode QR tersebut menggunakan Google. Namun, tidak ditemukan dokumen kuitansi sebagaimana yang dijanjikan. Ia justru mendapat keterangan bahwa kode QR tersebut berkaitan dengan transaksi pembayaran.
Kecurigaan Bunga semakin kuat ketika pihak yang menawarkan kos memintanya memindai kode QR tersebut melalui aplikasi BRImo.
Merasa ada sesuatu yang tidak beres, Bunga kemudian meminta agar pemesanan dibatalkan dan seluruh uang yang telah ditransfer dikembalikan. Namun, permintaan tersebut tidak mendapat penyelesaian karena nomor kontaknya justru diblokir oleh pihak yang menawarkan kos.

Atas kejadian tersebut, Bunga mengaku mengalami kerugian sebesar Rp675 ribu dan berharap pengaduannya dapat memperoleh perhatian serta tindak lanjut.
Menanggapi curhatan tersebut,

Cak Sam Polda Kalteng mengimbau masyarakat, khususnya para mahasiswa dan pendatang yang sedang mencari tempat tinggal, agar lebih berhati-hati terhadap penawaran kos melalui media sosial.

Masyarakat diingatkan untuk memastikan keberadaan dan keaslian tempat kos, memeriksa identitas pemilik atau pengelola, serta tidak terburu-buru mentransfer uang sebelum memperoleh kepastian mengenai tempat yang akan disewa.

Selain itu, masyarakat juga diminta waspada terhadap permintaan pembayaran tambahan dengan berbagai alasan serta tidak sembarangan memindai kode QR yang dikirimkan oleh pihak yang belum terverifikasi.

Cak Sam Polda Kalteng mengajak masyarakat agar tidak ragu menyampaikan pengaduan apabila mengalami permasalahan atau menjadi korban dugaan tindak pidana. Melalui layanan Curhat, Konsultasi, dan Mediasi, Cak Sam hadir sebagai wadah bagi masyarakat untuk menyampaikan persoalan dan mendapatkan arahan penyelesaian.

📢

Ikuti Bimaraya.com di WhatsApp

Dapatkan berita terbaru, informasi penting, dan update terkini dari Bimaraya.com langsung melalui saluran WhatsApp resmi kami.

Ikuti Saluran WhatsApp
📰

Dukung Jurnalisme Independen Bimaraya

Agar berita terbaru, investigasi, dan informasi penting dari Bimaraya.com lebih mudah ditemukan di Google, jadikan kami sebagai Sumber Pilihan (Preferred Source).

⭐ Jadikan Bimaraya Sumber Pilihan
Gratis • Hanya membutuhkan satu klik • Dapat diubah kapan saja

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Belum ada komentar disini
Jadilah yang pertama berkomentar disini