Kalteng Siap Jadi Sentra Pendidikan Militer, Gubernur Dukung Penuh Rencana Rindam dan Program Komcad ASN
BIMARAYA, PALANGKA RAYA – Kalimantan Tengah (Kalteng) dipastikan akan menjadi pusat pengembangan Sumber Daya Manusia (SDM) militer dan pertahanan di wilayah Kalimantan.
Hal ini menyusul rencana pembangunan Resimen Induk Daerah Militer (Rindam) serta penunjukan Kalteng sebagai lokasi percontohan (pilot project) Komponen Cadangan (Komcad) bagi Aparatur Sipil Negara (ASN).
Pangdam XXII/Tambun Bungai Mayjen TNI Zainul Arifin, S.A.P., M.Sc., mengungkapkan bahwa pembangunan Rindam di Kalimantan Tengah merupakan langkah strategis untuk memusatkan pendidikan militer di wilayah tersebut.
“Kita antisipasi pembangunan SDM ke depan. Nantinya seluruh pendidikan tentara, mulai dari Bintara, Tamtama, hingga pendidikan Kejuruan akan dipusatkan di Palangka Raya, Kalimantan Tengah,” ujar Pangdam saat ditemui usai kegiatan Buka Puasa Bersama di Makodam XXII/Tambun Bungai, Kota Palangka Raya, Selasa (03/03/2026).
Selain pembangunan fisik Rindam, Pangdam juga menyoroti program Komcad yang menyasar ASN di lingkungan Pemerintah Daerah. Ia menyebutkan bahwa jika sebelumnya Komcad ASN hanya dilakukan di tingkat kementerian, maka Kalteng akan menjadi pionir di tingkat daerah.
“Untuk Komcad, kita jadikan Kalimantan Tengah sebagai pilot project bagi ASN Pemerintah Daerah. Ini mungkin yang pertama di Indonesia untuk tingkat pemda,” tambahnya.
Rencana besar ini disambut hangat oleh Gubernur Kalimantan Tengah, Agustiar Sabran. Ia menegaskan bahwa Pemerintah Provinsi (Pemprov) Kalteng memberikan dukungan penuh terhadap program tersebut, mengingat pentingnya menjaga stabilitas Keamanan dan Ketertiban Masyarakat (Kamtibmas) di tengah situasi global yang dinamis.
“Pastinya kami dukung penuh. Program luar biasa seperti ini tidak mungkin kita biarkan begitu saja. Kami sudah melakukan rapat koordinasi dengan para Wali Kota dan Bupati untuk membahas dukungan terhadap pembangunan Rindam ini,” tegas Gubernur Agustiar.
Menurutnya, keberadaan Rindam dan keterlibatan ASN dalam Komcad merupakan langkah antisipatif yang diperlukan daerah.
“Kami sangat mengapresiasi dan siap memfasilitasi demi memperkuat sinergi antara pemerintah daerah dan TNI,” pungkasnya. (Bayu)






Tinggalkan Balasan