Bima Raya

Mengabarkan Lebih Luas

Dampingi Mahasiswa Terdampak Karhutla, Gubernur Kalteng Agustiar Sabran Salurkan Bantuan Pangan untuk 3.500 Mahasiswa

Foto Gubernur Agustiar Sabran sedang menyerahkan bantuan pangan di Rumah Jabatan Gubernur Kalteng, Palangka Raya. (Dok. Abimanyu/Bimaraya.com)

BIMARAYA.COM, PALANGKA RAYA – Sebanyak 3.500 mahasiswa dari berbagai perguruan tinggi di Provinsi Kalimantan Tengah menerima bantuan pangan bagi masyarakat terdampak kebakaran hutan dan lahan (karhutla), Rabu (16/09/2026). Bantuan tersebut disalurkan di Rumah Jabatan Gubernur Kalimantan Tengah dengan paket berisi lima kilogram beras, dua liter minyak goreng, dan satu kilogram gula untuk setiap penerima.

Penerima bantuan merupakan mahasiswa yang telah terdata dari sejumlah perguruan tinggi di Palangka Raya. Penyaluran bantuan ditujukan untuk membantu memenuhi kebutuhan pokok mahasiswa yang terdampak kondisi karhutla.

Salah seorang penerima, Jesy, mahasiswi semester V Program Studi Psikologi Universitas Muhammadiyah Palangkaraya (UMPR), menyambut positif bantuan tersebut.

Salah seorang penerima, Jesy, mahasiswi semester V Program Studi Psikologi Universitas Muhammadiyah Palangkaraya (UMPR)

Jesy mengatakan bantuan pangan itu bermanfaat bagi mahasiswa yang terdampak karhutla. Ia juga mengapresiasi perhatian pemerintah terhadap mahasiswa dalam penanganan dampak bencana tersebut.

Agustiar Minta Pendataan Tepat Sasaran

Gubernur Kalimantan Tengah Agustiar Sabran menegaskan, bantuan harus diberikan kepada mahasiswa yang benar-benar terdampak dan memenuhi ketentuan sebagai penerima.

Ia meminta proses pendataan dilakukan secara cermat dengan mempertimbangkan kondisi ekonomi serta dampak karhutla yang dialami masing-masing mahasiswa.

“Orang yang terdampak dan berhak menerima,” tegas Agustiar saat menjelaskan sasaran penerima bantuan.

Agustiar juga menyampaikan, mahasiswa asal luar Kalimantan Tengah yang sedang menempuh pendidikan di Kalimantan Tengah tetap dapat menerima bantuan apabila telah terdata dan terdampak karhutla.

“Termasuk juga ada mahasiswa yang dari luar Kalimantan Tengah, kuliah di Kalimantan Tengah dan terdampak. Pasti, dipastikan kita hadir untuk itu,” katanya.

Menurut Agustiar, pemerintah telah menyiapkan bantuan pangan untuk 3.500 mahasiswa. Pemerintah juga akan memastikan proses pendataan dan penyaluran dilakukan sesuai sasaran.

Mahasiswa Diingatkan Saring Informasi

Jesy turut mengingatkan mahasiswa dan masyarakat agar lebih berhati-hati dalam menerima informasi yang beredar selama penanganan karhutla.

“Lebih bijak menggunakan media sosial dan jangan terlalu terbawa dengan berita-berita hoaks yang tersebar,” ujar Jesy.

Ia mengajak masyarakat memastikan informasi yang diterima berasal dari sumber yang dapat dipercaya, terutama informasi terkait pendataan penerima dan penyaluran bantuan.

Langkah tersebut penting untuk mencegah informasi yang tidak terverifikasi menimbulkan kebingungan di tengah masyarakat selama proses penanganan dampak karhutla di Kalimantan Tengah. (Abimanyu/bayu).

📢

Ikuti Bimaraya.com di WhatsApp

Dapatkan berita terbaru, informasi penting, dan update terkini dari Bimaraya.com langsung melalui saluran WhatsApp resmi kami.

Ikuti Saluran WhatsApp
📰

Dukung Jurnalisme Independen Bimaraya

Agar berita terbaru, investigasi, dan informasi penting dari Bimaraya.com lebih mudah ditemukan di Google, jadikan kami sebagai Sumber Pilihan (Preferred Source).

⭐ Jadikan Bimaraya Sumber Pilihan
Gratis • Hanya membutuhkan satu klik • Dapat diubah kapan saja

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Belum ada komentar disini
Jadilah yang pertama berkomentar disini