Bima Raya

Mengabarkan Lebih Luas

HUT ke-9 IMO Indonesia, Yakub F. Ismail Tegaskan Pentingnya Pemberitaan Kredibel dan Berimbang

HUT ke-9 IMO Indonesia, Yakub Ismail Tegaskan Pers Profesional. IST

BIMARAYA.COM, JAKARTA – Ketua Umum Ikatan Media Online (IMO) Indonesia, Yakub F. Ismail, menegaskan pentingnya profesionalisme pers melalui pemberitaan yang kredibel, objektif, akurat, dan berimbang dalam memperingati Hari Ulang Tahun (HUT) ke-9 IMO Indonesia, Selasa (27/10/2026), di Kebayoran Lama, Jakarta.

Peringatan tahun ini mengusung tagline “Mencerdaskan Kehidupan Berbangsa dengan Pemberitaan yang Benar dan Berimbang”. Yakub menilai, media memiliki tanggung jawab besar dalam membantu masyarakat memahami berbagai persoalan melalui informasi yang dapat dipertanggungjawabkan.

Menurut Yakub, perjalanan sembilan tahun IMO Indonesia menjadi momentum untuk memperkuat profesionalisme media online di tengah pesatnya perkembangan teknologi informasi.

“Media memang sejatinya tidak sekadar berperan menyampaikan informasi kepada khalayak, melainkan memiliki tanggung jawab moral untuk memastikan setiap informasi yang disajikan memenuhi kaidah dan prinsip akurasi, keberimbangan, dan kepentingan masyarakat,” katanya.

Pers Profesional Menjadi Fondasi Mencerdaskan Publik

Yakub menilai tantangan dunia pers saat ini tidak hanya berkaitan dengan kecepatan memproduksi dan menyebarkan berita. Media juga dituntut menjaga kualitas informasi di tengah derasnya arus digital yang membuat validasi kebenaran semakin penting.

Persaingan antarmedia, penyebaran informasi yang belum terverifikasi, serta maraknya disinformasi dan hoaks menuntut insan pers bekerja lebih cermat dan bertanggung jawab.

“Belum lagi, persaingan antarmedia, penyebaran informasi yang belum terverifikasi, serta maraknya fenomena disinformasi dan hoaks, menuntut insan pers untuk semakin cermat, berhati-hati dan bertanggung jawab dalam menjalankan tugas-tugas jurnalistik,” ujarnya.

Ia menjelaskan, tagline HUT ke-9 IMO Indonesia tentang pemberitaan yang benar dan berimbang menjadi fondasi dalam membangun masyarakat yang tidak hanya melek informasi, tetapi juga kritis dan rasional dalam menyikapi berbagai persoalan.

“Informasi yang akurat membantu masyarakat dalam mengambil keputusan secara tepat, sedangkan keberimbangan pemberitaan dapat memberi ruang bagi publik untuk memahami setiap duduk persoalan dari kacamata atau perspektif yang lebih beragam,” tandasnya.

Yakub menambahkan, profesionalisme pers tidak sebatas kepatuhan terhadap peraturan. Komitmen untuk menempatkan kepentingan publik di atas kepentingan sesaat juga menjadi bagian penting dalam menjalankan kerja jurnalistik.

“Media yang dipercaya masyarakat tentu media yang mampu menyuguhkan informasi secara jernih, tidak bias, utuh, serta memberikan ruang yang proporsional bagi pihak-pihak yang berkaitan dengan suatu peristiwa atau perkara,” imbuhnya.

IMO Indonesia Dorong Peningkatan Kapasitas Media

Memasuki usia ke-9, IMO Indonesia memiliki kesempatan untuk memperkuat konsolidasi organisasi dan meningkatkan kapasitas media anggota di berbagai daerah.

Yakub mengatakan, perkembangan media digital membuka peluang bagi perusahaan pers online untuk menjangkau masyarakat hingga ke berbagai pelosok. Namun, peluang tersebut perlu diimbangi dengan peningkatan kualitas sumber daya manusia dan tata kelola perusahaan pers.

Menurutnya, kemampuan beradaptasi terhadap perubahan teknologi harus tetap berjalan seiring dengan kepatuhan terhadap prinsip-prinsip jurnalistik.

“Bagi saya, keberadaan organisasi media memiliki arti strategis dalam membangun ekosistem pers yang sehat. Organisasi, dalam hal ini IMO, bukan sekadar wadah berhimpun bagi perusahaan media, tetapi juga berperan dalam memperkuat solidaritas, meningkatkan kapasitas profesional, serta mendorong tumbuhnya kesadaran kolektif mengenai pentingnya menjaga marwah dan kepercayaan publik terhadap pers,” ucapnya.

Yakub berharap IMO Indonesia terus berkontribusi dalam memperkuat hubungan konstruktif antara media, masyarakat, pemerintah, dunia usaha, dan berbagai pemangku kepentingan lainnya.

Ia menekankan pentingnya komunikasi terbuka dan penghormatan terhadap independensi pers dalam membangun hubungan tersebut.

“Hubungan tersebut perlu dibangun melalui komunikasi yang terbuka, penghormatan terhadap independensi pers, sekaligus kesadaran bersama bahwa informasi yang berkualitas merupakan salah satu kebutuhan mendasar dalam kehidupan demokrasi,” tukasnya.

Kredibilitas Menjadi Ukuran Keberhasilan Media

Yakub menilai peringatan HUT ke-9 IMO Indonesia juga menjadi pengingat bagi perusahaan media, khususnya media online dan digital, untuk menempatkan kualitas informasi sebagai prioritas.

Menurutnya, keberhasilan media tidak cukup diukur melalui jumlah pembaca, luas jangkauan distribusi, atau kecepatan publikasi. Kredibilitas, integritas, dan manfaat informasi bagi masyarakat juga menjadi faktor penting yang menentukan keberlanjutan perusahaan pers.

“Sebaliknya, yang perlu diperhatikan adalah kredibilitas, integritas, dan manfaat informasi bagi masyarakat merupakan ukuran penting yang menentukan keberlanjutan sebuah media,” pungkasnya.

Melalui momentum sembilan tahun perjalanan organisasi tersebut, IMO Indonesia menekankan pentingnya menjaga kualitas pemberitaan dan kepercayaan publik sebagai bagian dari upaya memperkuat ekosistem pers yang profesional dan bertanggung jawab. (red)

📢

Ikuti Bimaraya.com di WhatsApp

Dapatkan berita terbaru, informasi penting, dan update terkini dari Bimaraya.com langsung melalui saluran WhatsApp resmi kami.

Ikuti Saluran WhatsApp
📰

Dukung Jurnalisme Independen Bimaraya

Agar berita terbaru, investigasi, dan informasi penting dari Bimaraya.com lebih mudah ditemukan di Google, jadikan kami sebagai Sumber Pilihan (Preferred Source).

⭐ Jadikan Bimaraya Sumber Pilihan
Gratis • Hanya membutuhkan satu klik • Dapat diubah kapan saja

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Belum ada komentar disini
Jadilah yang pertama berkomentar disini