Karteker DPD KNPI Kalteng Prioritaskan Konsolidasi dan Persiapan Musda untuk Bentuk Kepemimpinan Definitif
BIMARAYA.COM, PALANGKA RAYA – Dewan Pengurus Daerah (DPD) Karteker Komite Nasional Pemuda Indonesia (KNPI) Provinsi Kalimantan Tengah (Kalteng) memprioritaskan konsolidasi organisasi, penataan kepengurusan tingkat kabupaten/kota, serta persiapan Musyawarah Daerah (Musda) untuk membentuk kepemimpinan definitif. Agenda tersebut dijalankan setelah Dewan Pengurus Pusat (DPP) KNPI menunjuk Damai Alam Usop sebagai Ketua Karteker melalui Surat Keputusan Nomor KEP. 017/DPP KNPI/X/2026 tertanggal 26 Oktober 2026.
Kepengurusan karteker tersebut mengusung semangat *Handep Hapakat*, yang berarti gotong royong, kebersamaan, dan musyawarah. Nilai kearifan lokal masyarakat Dayak itu menjadi landasan untuk memperkuat persatuan serta membangun organisasi kepemudaan yang inklusif di Bumi Tambun Bungai.
Ketua Umum DPP KNPI, Sa’ad Budiman Lubis, berharap kepengurusan karteker dapat menjalankan mandat dengan mengutamakan komunikasi dan merangkul seluruh elemen pemuda di Kalteng.
“KNPI harus menjadi rumah bersama bagi seluruh pemuda. Karena itu, setiap langkah organisasi harus berorientasi pada persatuan, konsolidasi, dan kerja nyata,” ujarnya.
Dia juga berharap Damai Alam Usop dapat mempersiapkan Musda hingga terpilihnya Ketua DPD KNPI Kalteng definitif.
Sementara itu, Ketua Karteker DPD KNPI Kalteng, Damai Alam Usop, mengatakan mandat tersebut menjadi tanggung jawab bersama untuk memperkuat kelembagaan dan menyatukan berbagai elemen pemuda.
“Kami tidak ingin KNPI hanya hadir sebagai nama dan struktur organisasi. KNPI harus menjadi ruang pertemuan gagasan, tempat bertumbuhnya kepemimpinan, dan kekuatan kolektif pemuda,” kata Damai.
Menurutnya, konsolidasi organisasi juga harus menyentuh kepengurusan KNPI di seluruh kabupaten/kota. Penataan tersebut akan dilakukan melalui komunikasi dan koordinasi dengan tetap mengacu pada anggaran dasar dan anggaran rumah tangga (AD/ART) serta mandat DPP KNPI.
“Penguatan DPD KNPI kabupaten/kota harus dilaksanakan melalui komunikasi, koordinasi, dan penataan organisasi sesuai AD/ART serta mandat DPP KNPI,” ujarnya.
Dia menegaskan, pembentukan struktur organisasi tidak hanya berorientasi pada kelengkapan administrasi, tetapi juga harus memastikan kepengurusan aktif dan mampu menggerakkan kegiatan kepemudaan di daerah.
Sekretaris Karteker DPD KNPI Kalteng, Yongki Agustar, menyampaikan persiapan Musda akan dilakukan secara tertib, transparan, dan sesuai ketentuan organisasi.
Menurutnya, tahapan tersebut mencakup konsolidasi administrasi, pendataan dan verifikasi Organisasi Kemasyarakatan Pemuda (OKP), serta persiapan peserta Musda.
“Musda bukan sekadar agenda pergantian kepemimpinan, melainkan momentum menentukan arah masa depan pemuda Kalimantan Tengah,” jelas Yongki.
Dia berharap proses verifikasi dapat berjalan objektif sehingga Musda menghasilkan kepengurusan definitif yang memiliki legitimasi organisasi dan dukungan dari elemen pemuda.
Dari sisi pengelolaan organisasi, Bendahara Karteker Daniel Olan Gripangat menekankan pentingnya tata kelola sumber daya yang transparan dan akuntabel.
Dia mengatakan seluruh kegiatan konsolidasi hingga pelaksanaan Musda harus disesuaikan dengan kebutuhan organisasi serta memberikan manfaat bagi peningkatan kapasitas pemuda.
Anggota Karteker, Febriyanto, juga mengingatkan pentingnya menjadikan nilai *Handep Hapakat* sebagai landasan membangun persatuan di tengah perbedaan pandangan dan latar belakang organisasi.
“Handep Hapakat bukan sekadar semboyan, tetapi nilai kebersamaan yang harus diwujudkan dalam kerja organisasi,” katanya.
Sementara itu, anggota Karteker lainnya, Pungki, menyoroti pentingnya membuka kesempatan lebih luas bagi generasi muda untuk belajar memimpin dan mengambil tanggung jawab sosial.
Menurutnya, regenerasi kepemimpinan tidak hanya berkaitan dengan pergantian figur, tetapi juga harus menghasilkan kader yang berintegritas dan memiliki kemampuan berorganisasi.
Anggota Karteker, Aprido Yusuf, menambahkan konsolidasi KNPI diharapkan mampu menghasilkan gerakan kepemudaan yang memberikan dampak nyata bagi pembangunan daerah.
“Kekuatan KNPI terletak pada kemampuannya menyatukan organisasi dan potensi pemuda. Kami ingin semangat Bergerak Berdampak diwujudkan melalui kolaborasi yang nyata, bukan sekadar slogan,” ujarnya.
Berdasarkan keputusan DPP KNPI, kepengurusan karteker memiliki sejumlah mandat utama. Di antaranya mempersiapkan dan melaksanakan Musda paling lambat dua bulan sejak keputusan diterbitkan, menata kepengurusan DPD KNPI kabupaten/kota sesuai kewenangan organisasi, serta melakukan verifikasi OKP tingkat provinsi sebagai dasar kepesertaan Musda.
Seluruh tahapan tersebut akan dilaksanakan melalui konsultasi dan koordinasi bersama DPP KNPI.
Kepengurusan karteker menegaskan keberhasilan konsolidasi tidak hanya diukur dari terselenggaranya Musda. Hasil yang diharapkan adalah terbentuknya kepemimpinan definitif yang mampu menjaga kesinambungan kaderisasi, memperkuat solidaritas pemuda, serta menjadikan KNPI sebagai mitra strategis pembangunan daerah.
Melalui semangat *Handep Hapakat*, KNPI Kalteng menargetkan terbentuknya organisasi yang mampu menyatukan berbagai elemen pemuda dan membuka ruang regenerasi kepemimpinan secara berkelanjutan.
Ikuti Bimaraya.com di WhatsApp
Dapatkan berita terbaru, informasi penting, dan update terkini dari Bimaraya.com langsung melalui saluran WhatsApp resmi kami.
Ikuti Saluran WhatsAppDukung Jurnalisme Independen Bimaraya
Agar berita terbaru, investigasi, dan informasi penting dari Bimaraya.com lebih mudah ditemukan di Google, jadikan kami sebagai Sumber Pilihan (Preferred Source).
⭐ Jadikan Bimaraya Sumber Pilihan





Tinggalkan Balasan