Kenal di Omi Diajak Pacaran Online Dan VCS, Perawat di Palangka Raya Diancam Disebarkan Video Syurnya Dan Tertipu Jasa Hapus Video Rp 1 Juta Melayang
Palangka Raya – Kejahatan di dunia maya dengan modus love scamming seperti ini sudah sangat sering terjadi. Tapi anehnya, masih banyak masyarakat yang tidak mengambil pelajaran dari peristiwa yang dialami oleh orang. Padahal Cak Sam Polda Kalteng sudah sangat sering menyampaikan sosialisasi dan edukasi, baik secara tatap muka langsung di sekolah-sekolah, kampus-kampus, dan komunitas masyarakat, maupun melalui literasi digital di dunia maya, televisi juga melalui radio.
Seperti hari ini, Selasa (1/9/2026) kembali terjadi. Kali ini perawat di sebuah rumah sakit di Kota Palangka Raya, sebut saja Bunga (25) diancam akan disebarkan video rekamam video call sex (VCS) oleh seseorang yang baru dikenalnya melalui aplikasi pertemanan Omi, gara-gara dia memutuskan hubungan pacaran daringnya.
“Awalnya saya kenal pria ini di sosmed, setelah beberapa kali komunikasi ada satu waktu saya di paksa menemani dia vcs , saya sudah menolak berkali-kali tetapi karena paksaanya saya mengikuti perkataan dia cak. Posisinya saat itu saya sudah berupaya agar tidak menunjukan wajah sya saat vc tetapi ternyata selama vc itu dia merekan semua dan ada terekam wajah saya. saya sangat menyesali perbuatan saya cak dan sekarang saya menjauh tapi dia mulai mengancam akan menyebarkan foto d video itu cak. Hari ini karena saya sudah buntu, saya takut akhirnya saya cari jasa di tiktok yg bisa menghapus foto/video dari jarak jauh. Setelah berbincang-bincang gak tau kenapa saya yakin jasa itu bisa bantu saya namun setelah beberapa kali dia minta pembayaran untuk lanjut penghapusan data saya selalu diminta untuk transfer dan bodohnya saya transfer karena saya pikir dia beneran jasa yg bisa bantu cak. Saya sudah transfer 4 kali, dengan jumlah 1 juta. Karena bebodohan saya, saya kena 2 masalah berturut-turut cak. Saya benar-benar buntu cak, satu sisi saya takut karena ancaman itu dan di satu sisi saya kena tipu. Saya kerja di rumah sakit cak. Pria itu ngancam akan sebarin foto/video saya ke tempat kerja apabila saya tidak merespon chat/telpon nya lagi,” curhat Bunga kepada Cak Sam.
Cak Sam kemudian menghubungi pelaku untuk diberikan peringatan agar tidak menyebarkan konten pornografi karena itu melanggar hukum dan bisa dipenjara. Cak Sam juga menyuruh pelaku menghapus video tersebut.
*”Stop VCS dengan siapapun !! Apalagi dengan orang yang baru dikenal di media sosial. Karena VCS bisa direkam layar dan akan dijadikan alat pengancaman dan pemerasan,” pesan Cak Sam.
Ikuti Bimaraya.com di WhatsApp
Dapatkan berita terbaru, informasi penting, dan update terkini dari Bimaraya.com langsung melalui saluran WhatsApp resmi kami.
Ikuti Saluran WhatsAppDukung Jurnalisme Independen Bimaraya
Agar berita terbaru, investigasi, dan informasi penting dari Bimaraya.com lebih mudah ditemukan di Google, jadikan kami sebagai Sumber Pilihan (Preferred Source).
⭐ Jadikan Bimaraya Sumber Pilihan





Tinggalkan Balasan