Bima Raya

Mengabarkan Lebih Luas

Ekonomi Kalteng Tumbuh 2,05 Persen pada Triwulan III-2026, Sektor Listrik dan Gas Melaju Tertinggi

Kepala Badan Pusat Statistik (BPS) Kalteng, Toto Haryanto Silitonga, saat menyampaikan Rilis Berita Resmi Statistik di ruang video conference (vicon) BPS Kalteng, Palangka Raya, Kamis (5/11/2026). Foto: Abimanyu/Bimaraya.com

BIMARAYA.COM, PALANGKA RAYA – Badan Pusat Statistik (BPS) mencatat ekonomi Kalimantan Tengah tumbuh 2,05 persen pada triwulan III-2026 dibandingkan periode yang sama tahun sebelumnya. Sektor pengadaan listrik dan gas mencatat pertumbuhan tahunan tertinggi, mencapai 12,74 persen.

Kepala BPS Provinsi Kalimantan Tengah, Toto Haryanto Silitonga, memaparkan perkembangan tersebut dalam rilis Berita Resmi Statistik (BRS) di ruang video conference BPS Kalteng, Palangka Raya, Kamis, 5 November 2026.

Pertumbuhan itu menunjukkan aktivitas perekonomian Kalteng masih meningkat secara tahunan. Namun, masing-masing sektor usaha mencatat laju pertumbuhan yang berbeda.

BPS mencatat Produk Domestik Regional Bruto (PDRB) Kalteng atas dasar harga berlaku mencapai Rp66,05 triliun pada triwulan III-2026.

Sementara itu, PDRB atas dasar harga konstan 2010 mencapai Rp31,56 triliun. Angka berdasarkan harga konstan menjadi acuan untuk mengukur pertumbuhan ekonomi tanpa pengaruh perubahan harga.

Konsumsi Rumah Tangga Menopang Pertumbuhan Ekonomi

Dari sisi lapangan usaha, sektor pengadaan listrik dan gas mencatat pertumbuhan tertinggi secara tahunan sebesar 12,74 persen.

Capaian tersebut menunjukkan peningkatan aktivitas sektor listrik dan gas dibandingkan triwulan III-2025. Meski demikian, pertumbuhan tertinggi tidak selalu berarti sektor tersebut memberikan kontribusi terbesar terhadap perekonomian daerah.

Dari sisi pengeluaran, konsumsi rumah tangga mencatat pertumbuhan tertinggi sebesar 3,02 persen.

Angka ini menunjukkan pengeluaran masyarakat untuk barang dan jasa masih mengalami peningkatan dibandingkan periode yang sama tahun sebelumnya.

Konsumsi rumah tangga menjadi salah satu komponen penting dalam pergerakan ekonomi daerah. Aktivitas belanja masyarakat turut memengaruhi permintaan barang dan jasa di berbagai sektor.

Ekonomi Kalteng Naik 0,14 Persen Dibanding Triwulan Sebelumnya

BPS juga mencatat ekonomi Kalimantan Tengah tumbuh 0,14 persen pada triwulan III-2026 dibandingkan triwulan II-2026.

Pertumbuhan secara triwulanan tersebut lebih kecil daripada pertumbuhan tahunan. Namun, kedua angka menggunakan periode pembanding berbeda sehingga tidak dapat langsung disamakan.

Pada perbandingan antart riwulan, sektor konstruksi mencatat pertumbuhan tertinggi sebesar 13,58 persen.

Sementara itu, pembentukan modal tetap bruto (PMTB) tumbuh 4,03 persen. Komponen ini mencakup investasi dalam bentuk aset tetap, seperti bangunan, mesin, dan peralatan produksi.

Pertumbuhan sektor konstruksi dan investasi aset tetap menunjukkan adanya peningkatan aktivitas pada kedua komponen tersebut dibandingkan triwulan sebelumnya.

Pertumbuhan Ekonomi Januari–September Capai 3,11 Persen

Secara kumulatif, ekonomi Kalimantan Tengah tumbuh 3,11 persen sepanjang Januari hingga September 2026 dibandingkan periode yang sama pada 2025.

Sektor administrasi pemerintahan, pertahanan, dan jaminan sosial wajib mencatat pertumbuhan tertinggi sebesar 11,53 persen.

Dari sisi pengeluaran, konsumsi rumah tangga kembali mencatat pertumbuhan tertinggi sebesar 3,52 persen.

Data ini memperlihatkan peningkatan aktivitas ekonomi selama sembilan bulan pertama 2026, baik dari sisi lapangan usaha maupun pengeluaran masyarakat.

Meski demikian, angka pertumbuhan kumulatif tersebut belum menggambarkan hasil perekonomian sepanjang 2026. BPS masih perlu memperhitungkan perkembangan ekonomi pada triwulan IV.

Kontribusi Ekonomi Kalteng Peringkat Keempat di Kalimantan

Dalam struktur perekonomian regional, Kalimantan Tengah menyumbang 12,05 persen terhadap total ekonomi Pulau Kalimantan.

Kontribusi tersebut menempatkan Kalteng pada posisi keempat di antara lima provinsi di Kalimantan.

Sementara itu, Kalimantan Timur masih mendominasi perekonomian regional dengan kontribusi sebesar 46,90 persen.

Perbedaan kontribusi tersebut menggambarkan besarnya porsi ekonomi masing-masing provinsi terhadap total perekonomian Kalimantan.

Namun, besarnya kontribusi tidak secara langsung menunjukkan tinggi atau rendahnya laju pertumbuhan ekonomi suatu daerah.

Secara keseluruhan, data BPS menunjukkan perekonomian Kalimantan Tengah masih tumbuh hingga triwulan III-2026.

Konsumsi rumah tangga, konstruksi, pengadaan listrik dan gas, serta aktivitas pemerintahan mencatat perkembangan positif pada periode pengukuran masing-masing. (red)

📢

Ikuti Bimaraya.com di WhatsApp

Dapatkan berita terbaru, informasi penting, dan update terkini dari Bimaraya.com langsung melalui saluran WhatsApp resmi kami.

Ikuti Saluran WhatsApp
📰

Dukung Jurnalisme Independen Bimaraya

Agar berita terbaru, investigasi, dan informasi penting dari Bimaraya.com lebih mudah ditemukan di Google, jadikan kami sebagai Sumber Pilihan (Preferred Source).

⭐ Jadikan Bimaraya Sumber Pilihan
Gratis • Hanya membutuhkan satu klik • Dapat diubah kapan saja

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Belum ada komentar disini
Jadilah yang pertama berkomentar disini