Bima Raya

Mengabarkan Lebih Luas

Satbrimob Polda Kalteng Uji Coba Powder Pemutus Api untuk Atasi Karhutla di Palangka Raya

Personel Satbrimob Polda Kalteng menyiapkan powder pemutus api sebelum digunakan untuk penanganan Karhutla di Palangka Raya. (IST/Bimaraya.com)

BIMARAYA.COM, PALANGKA RAYA – Satbrimob Polda Kalimantan Tengah memperkuat penanganan kebakaran hutan dan lahan (karhutla) di Kota Palangka Raya dengan mengerahkan personel ke sejumlah titik rawan serta menguji penggunaan powder pemutus api. Inovasi dari Korbrimob Polri tersebut diuji untuk menghambat penyebaran api, terutama pada lahan gambut.

Kapolda Kalteng Irjen Pol Iwan Kurniawan melalui Dansatbrimob Kombes Pol Dieno mengapresiasi uji coba tersebut. Menurutnya, penanganan karhutla membutuhkan langkah cepat dan inovatif.

“Penanganan Karhutla harus cepat, tepat, dan inovatif. Uji coba powder ini bentuk keseriusan Polri melindungi masyarakat dan lingkungan Kalteng. Motto kita ‘Pantang Pulang Sebelum Padam’,” tegas Dieno.

Komandan Kompi 2 Satbrimob Polda Kalteng Iptu Yanirahman mengatakan, setiap tim yang diterjunkan ke lokasi karhutla berjumlah 10 hingga 12 personel. Jumlah personel disesuaikan dengan kebutuhan penanganan setiap hari.

Salah satu tim saat ini bertugas di kawasan Kereng Bangkirai, Palangka Raya. Personel menemukan sejumlah titik api di kawasan tersebut dan langsung melakukan penanganan.

“Kami prioritaskan penanganan di area yang dekat permukiman agar tidak meluas dan membahayakan warga,” jelas Yanirahman.

Dalam uji coba tersebut, personel mencampurkan powder bantuan Korbrimob Polri ke dalam air. Campuran kemudian disemprotkan menggunakan tangki pemadaman ke area yang terbakar.

“Hasilnya api tidak terlalu menjalar. Ini efektif sebagai penyekat,” ungkap Yanirahman.

Penggunaan peralatan dan bahan pemadam alternatif menjadi salah satu upaya Satbrimob menghadapi karakter lahan yang mudah terbakar. Personel juga memperhatikan keselamatan dan kesehatan selama menjalankan operasi hingga malam hari.

Setelah menyelesaikan penanganan, personel beristirahat sebelum kembali melanjutkan tugas pada hari berikutnya. Pemantauan dilakukan untuk memastikan titik api benar-benar padam dan tidak kembali menyala.

Satbrimob Polda Kalteng turut mengajak masyarakat berperan dalam mencegah meluasnya karhutla. Warga diminta segera melaporkan apabila menemukan titik api di wilayah Palangka Raya.

“Apabila masyarakat di Kota Palangka Raya melihat titik api, segera laporkan ke 110 agar cepat ditangani,” pungkas Yanirahman.

Patroli, pengerahan personel sesuai kebutuhan, serta pemanfaatan powder pemutus api menjadi bagian dari upaya Satbrimob Polda Kalteng menangani karhutla dan mencegah api meluas ke kawasan permukiman. (red)

📢

Ikuti Bimaraya.com di WhatsApp

Dapatkan berita terbaru, informasi penting, dan update terkini dari Bimaraya.com langsung melalui saluran WhatsApp resmi kami.

Ikuti Saluran WhatsApp
📰

Dukung Jurnalisme Independen Bimaraya

Agar berita terbaru, investigasi, dan informasi penting dari Bimaraya.com lebih mudah ditemukan di Google, jadikan kami sebagai Sumber Pilihan (Preferred Source).

⭐ Jadikan Bimaraya Sumber Pilihan
Gratis • Hanya membutuhkan satu klik • Dapat diubah kapan saja

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Belum ada komentar disini
Jadilah yang pertama berkomentar disini