Bima Raya

Mengabarkan Lebih Luas

2 Mahasiswi Kecelakaan di Jalan Soekarno Palangka Raya, Curhat ke Cak Sam Polda Kalteng, Oknum ASN Dibina dan Akhirnya Sepakat Berdamai

PALANGKA RAYA – Persoalan kecelakaan lalu lintas yang melibatkan dua mahasiswi Bunga (21) dan Mawar (22) di Jalan Soekarno, Kota Palangka Raya, berujung pada mediasi setelah kedua korban mengadukan permasalahan tersebut kepada Cak Sam Polda Kalimantan Tengah.

Kedua mahasiswi tersebut mengaku mengalami kecelakaan dengan Kumbang (29) seorang oknum Aparatur Sipil Negara (ASN). Peristiwa itu diduga terjadi ketika oknum ASN tersebut memotong jalur perjalanan korban hingga terjadi tabrakan.

Akibat kejadian tersebut, Bunga mengalami benturan di bagian kepala saat terjatuh ke aspal. Helm yang dikenakannya terlepas karena tali pengait helm tidak diklik atau dikunci dengan benar. Sementara itu, Mawar mengalami keseleo pada bagian kaki.

Namun, menurut pengaduan Bunga, Kumbang awalnya tidak bersedia membawa Bunga yang mengalami benturan kepala untuk menjalani pemeriksaan rontgen di rumah sakit. Mawar juga meminta agar mendapatkan penanganan dari tukang pijat yang ahli menangani keseleo.

Menindaklanjuti pengaduan tersebut, Cak Sam Polda Kalteng kemudian melakukan mediasi untuk mempertemukan kedua mahasiswi dengan oknum ASN yang terlibat dalam kecelakaan tersebut.

Dalam proses mediasi, Cak Sam memberikan pembinaan serta pemahaman kepada Kumbang mengenai pentingnya bertanggung jawab terhadap kondisi korban kecelakaan. Cak Sam juga mengingatkan agar setiap permasalahan kecelakaan disikapi dengan bijak dan mengutamakan keselamatan serta penanganan kesehatan korban.

Setelah mendapatkan pembinaan dan pemahaman, oknum ASN tersebut akhirnya bersedia membawa korban yang mengalami benturan kepala ke rumah sakit untuk mendapatkan pemeriksaan medis. Sementara itu, mahasiswi yang mengalami keseleo juga dibawa untuk mendapatkan penanganan dari tukang pijat yang ahli menangani keseleo.

Melalui mediasi tersebut, permasalahan antara kedua mahasiswi dan oknum ASN akhirnya dapat diselesaikan secara damai.

Cak Sam berharap kejadian ini menjadi pelajaran bagi masyarakat agar selalu berhati-hati saat berkendara, mematuhi aturan lalu lintas, serta memastikan helm terpasang dengan benar dan tali pengaitnya terkunci.

Selain itu, setiap pengendara diharapkan memiliki kepedulian dan tanggung jawab terhadap korban apabila terlibat dalam kecelakaan lalu lintas. Penanganan medis harus menjadi prioritas, terutama apabila korban mengalami benturan kepala atau cedera yang memerlukan pemeriksaan lebih lanjut.

Melalui layanan pengaduan, konsultasi, dan mediasi, Cak Sam Polda Kalteng terus mengajak masyarakat untuk menyelesaikan permasalahan secara bijaksana, mengedepankan tanggung jawab, serta menjaga situasi keamanan dan ketertiban masyarakat tetap kondusif.

📢

Ikuti Bimaraya.com di WhatsApp

Dapatkan berita terbaru, informasi penting, dan update terkini dari Bimaraya.com langsung melalui saluran WhatsApp resmi kami.

Ikuti Saluran WhatsApp
📰

Dukung Jurnalisme Independen Bimaraya

Agar berita terbaru, investigasi, dan informasi penting dari Bimaraya.com lebih mudah ditemukan di Google, jadikan kami sebagai Sumber Pilihan (Preferred Source).

⭐ Jadikan Bimaraya Sumber Pilihan
Gratis • Hanya membutuhkan satu klik • Dapat diubah kapan saja

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Belum ada komentar disini
Jadilah yang pertama berkomentar disini