Bima Raya

Mengabarkan Lebih Luas

DLH Palangka Raya Imbau Warga Waspadai Pohon Tumbang di Masa Peralihan Cuaca

Kepala Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kota Palangka Raya, Untung Sutrisno. (An)

BIMARAYA.COM, PALANGKA RAYA – Memasuki masa peralihan cuaca setelah kemarau panjang, Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kota Palangka Raya mengingatkan masyarakat agar mewaspadai potensi pohon tumbang akibat hujan deras dan angin kencang.

Kepala DLH Kota Palangka Raya, Untung Sutrisno, mengatakan perubahan cuaca yang mulai ditandai meningkatnya curah hujan perlu diantisipasi bersama. Terlebih, pepohonan dengan kondisi akar yang kurang kuat berisiko tumbang ketika diterpa angin kencang.

“Memasuki masa peralihan setelah kemarau panjang, curah hujan mulai mengalami peningkatan dan sewaktu-waktu dapat disertai angin kencang. Oleh sebab itu, kami meminta masyarakat Palangka Raya lebih berhati-hati terhadap potensi pohon tumbang,” ujarnya, Rabu (4/11/2026).

Menurutnya, perubahan kondisi tanah setelah melewati musim kemarau juga perlu menjadi perhatian. Ketika hujan mulai turun, kondisi tanah di sejumlah lokasi dapat berubah dan berpengaruh terhadap kekuatan akar dalam menopang pepohonan.

Kondisi tersebut semakin berisiko apabila hujan dengan intensitas tinggi terjadi bersamaan dengan angin kencang. Pohon yang sudah tua, berukuran besar, maupun memiliki sistem perakaran kurang kuat menjadi lebih rentan kehilangan kestabilan.

“Curah hujan yang tinggi disertai angin dengan kecepatan cukup kuat dapat memengaruhi kestabilan pohon. Terutama pepohonan yang sudah berusia tua, berukuran besar, atau memiliki akar yang tidak cukup kuat untuk menopang batangnya,” jelasnya.

Untuk mengurangi risiko kecelakaan, DLH mengimbau warga tidak berteduh maupun memarkir kendaraan di bawah pohon besar saat hujan deras dan angin kencang. Masyarakat juga diminta memperhatikan kondisi pepohonan di sekitar tempat tinggal dan fasilitas umum.

Beberapa ciri pohon yang perlu diwaspadai di antaranya batang mulai miring, akar terlihat terangkat, bagian batang mengalami pelapukan, serta cabang yang sudah rapuh. Warga diminta menghindari area tersebut apabila menemukan tanda-tanda kerusakan.

“Kami berharap masyarakat ikut memperhatikan kondisi pepohonan di sekitar tempat tinggal maupun fasilitas umum. Jika menemukan pohon yang terlihat rawan tumbang, segera sampaikan laporan kepada instansi terkait supaya bisa diperiksa dan ditangani,” tuturnya.

Selain mengandalkan laporan masyarakat, DLH juga mendorong perangkat daerah, pihak kelurahan, pengurus RT/RW, serta warga untuk meningkatkan pengawasan terhadap kondisi pepohonan di wilayah masing-masing. Langkah tersebut penting agar potensi bahaya dapat diketahui sebelum menimbulkan kerugian maupun korban.

Untung menegaskan, upaya pencegahan harus dilakukan sejak dini dengan melibatkan seluruh elemen masyarakat. Kepedulian terhadap lingkungan dan kewaspadaan menghadapi perubahan cuaca menjadi bagian penting dalam menjaga keselamatan bersama.

“Hal terpenting adalah memastikan keselamatan masyarakat tetap terjaga. Kami mengajak seluruh warga untuk lebih peduli terhadap lingkungan dan melakukan langkah antisipasi sejak awal agar risiko bencana dapat diminimalkan,” pungkasnya. (An)

📢

Ikuti Bimaraya.com di WhatsApp

Dapatkan berita terbaru, informasi penting, dan update terkini dari Bimaraya.com langsung melalui saluran WhatsApp resmi kami.

Ikuti Saluran WhatsApp
📰

Dukung Jurnalisme Independen Bimaraya

Agar berita terbaru, investigasi, dan informasi penting dari Bimaraya.com lebih mudah ditemukan di Google, jadikan kami sebagai Sumber Pilihan (Preferred Source).

⭐ Jadikan Bimaraya Sumber Pilihan
Gratis • Hanya membutuhkan satu klik • Dapat diubah kapan saja

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Belum ada komentar disini
Jadilah yang pertama berkomentar disini