Bima Raya

Mengabarkan Lebih Luas

Beli HP Ternyata Rusak, Mahasiswi di Palangka Raya Curhat ke Cak Sam Polda Kalteng, Oknum Pemuda Dibina Dan Dimediasi, Uang Rp490 Ribu Akhirnya Dikembalikan

PALANGKA RAYA – Kepedulian Polri terhadap permasalahan masyarakat kembali ditunjukkan melalui langkah humanis Cak Sam Polda Kalteng yang membantu memediasi persoalan seorang mahasiswi di Kota Palangka Raya terkait pengembalian uang pembelian dan perbaikan telepon genggam (HP) senilai Rp490.000.

Persoalan tersebut bermula ketika mahasiswi sebut saja Bunga (20) itu membeli HP dari seorang teknisi, sebut saja Kumbang (27) dengan total biaya Rp490.000, termasuk LCD dan biaya pemasangan. Namun, setelah proses perbaikan selesai, kamera depan HP tersebut diketahui tidak dapat digunakan.

Merasa perangkat yang diterimanya masih mengalami kendala, mahasiswi tersebut kemudian mengembalikan HP kepada teknisi yang bersangkutan. Teknisi itu pun berjanji akan mengembalikan uang yang telah dibayarkan.
Akan tetapi, pengembalian uang tersebut tidak kunjung terealisasi meskipun telah beberapa kali dijanjikan. Mahasiswi itu mengaku sudah menunggu hingga malam, keesokan harinya, bahkan sampai subuh. Namun, setiap kali dihubungi, teknisi tersebut menyampaikan alasan yang berbeda-beda sehingga belum memberikan kepastian.

Bingung mencari jalan keluar, mahasiswi tersebut akhirnya memberanikan diri menghubungi Cak Sam Polda Kalteng untuk meminta bantuan dan arahan agar permasalahan yang dihadapinya dapat diselesaikan.

Menindaklanjuti keluhan tersebut, Cak Sam kemudian mempertemukan Bunga dengan teknisi yang bersangkutan untuk dilakukan mediasi. Dalam pertemuan itu, Kumbang juga diberikan pembinaan agar lebih bertanggung jawab dalam memenuhi kesepakatan serta mengedepankan komunikasi yang baik ketika menghadapi persoalan dengan pelanggan.
Melalui proses mediasi tersebut, permasalahan akhirnya menemukan titik terang. Teknisi bersangkutan mengembalikan uang mahasiswi sebesar Rp490.000, sebagaimana yang diharapkan oleh pihak mahasiswi.

Penyelesaian ini menjadi contoh pentingnya komunikasi, itikad baik, dan mediasi dalam membantu menyelesaikan persoalan di tengah masyarakat. Dengan mempertemukan kedua belah pihak, diharapkan permasalahan dapat diselesaikan secara baik tanpa harus berlarut-larut.
Kehadiran Cak Sam Polda Kalteng juga menjadi wujud pendekatan humanis Polri dalam mendengarkan keluhan masyarakat serta memberikan arahan terhadap persoalan yang membutuhkan penyelesaian.
Melalui pendekatan yang mengedepankan dialog dan pembinaan,

Polri berharap masyarakat semakin berani menyampaikan permasalahan yang dihadapi serta mengutamakan penyelesaian secara damai, dengan tetap memperhatikan hak dan kewajiban masing-masing pihak.

Polri Hadir untuk Masyarakat — Mendengar Keluhan, Membantu Penyelesaian, dan Menghadirkan Solusi. Bersama Menjaga Kalteng Aman dan Kondusif.

📢

Ikuti Bimaraya.com di WhatsApp

Dapatkan berita terbaru, informasi penting, dan update terkini dari Bimaraya.com langsung melalui saluran WhatsApp resmi kami.

Ikuti Saluran WhatsApp
📰

Dukung Jurnalisme Independen Bimaraya

Agar berita terbaru, investigasi, dan informasi penting dari Bimaraya.com lebih mudah ditemukan di Google, jadikan kami sebagai Sumber Pilihan (Preferred Source).

⭐ Jadikan Bimaraya Sumber Pilihan
Gratis • Hanya membutuhkan satu klik • Dapat diubah kapan saja

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Belum ada komentar disini
Jadilah yang pertama berkomentar disini